Im(perfection)


Saya tidak mau hidup dari kesempurnaan. Supaya saya dapat selalu merasa cukup. Tanpa harus terbebani dengan bayangan kesempurnaan.
Saya tidak mau hidup dari kesempurnaan. Supaya saya dapat selalu merasa cukup. Tanpa harus terbebani dengan bayangan kesempurnaan.

I always think that people who life with the perfection is the most stress people in the world.

Ngga tau sih, cuma kadang kepikiran gitu. Karena ya mereka harus hidup dengan visi-misi dan prinsip yang membuat mereka harus berjalan di linenya.

Bukan sedang merendahkan pemikiran dan cara hidup orang lain. Hanya tengah mengungkapkan bahwa tenanglah sayang kujanjikan hidup denganku tidak akan membuatmu kesusahan.

Saya mau hidup dengan kesederhanaan. Sederhana dalam bermimpi, sederhana dalam hidup dan sederhana dalam berkata.

Saya mau kok hidup dengan segala kekuranganmu. Kamu cuma manusia yang sama seperti saya dan punya banyak cela.

Saya tidak menuntut kamu harus seperti ini dan itu. Karena saya percaya, saya pun tidak suka bila dituntut untuk seperti itu dan ini. Mari hidup saling menghargai khilafnya orang lain. Supaya kita mampu saling melengkapi kurangnya satu dan yang lain.

Apa yang salah dari hidup sederhana. Kepala saya nantinya akan cukup pusing penuh dengan deadline pekerjaan. Saya tidak mau memenuhi otak saya hanya untuk berfikir mencari kesempurnaan hidup. Kesempurnaan jodoh misalnya.

Toh, tidak ada yang salah dari mencoba untuk hidup dari ketidak sempurnaan. Karena hakikatnya kita tidak pernah bisa berharap segala sesuatu yang kita inginkan akan terus terjadi. Kalau nantinya suatu saat harapanmu tidak terkabul-pun kamu tidak perlu patah sedalam itu.

Hidup itu tentang berharap dan kecewa. Kalau kamu kecewa berarti kamu sudah berharap di tempat yang salah. Karena ketika kamu berharap pada Tuhanmu pasti kamu tidak akan pernah kecewa.




PS : aku bukan perfeksionis. Aku cuma mahasiswi tingkat akhir yang siap untuk jadi mantunya ibukmu.

Menyenangkan(ku)


"Jika berjalan sendiri itu melelahkan. Maka ajaklah aku, ku janjikan aku takan merepotkanmu dengan keluh kesahku. Karena berjalan bersamamu masih jadi hal menyenangkan dalam hidupku"

"Jika berjalan sendiri itu melelahkan. Maka ajaklah aku, ku janjikan aku takan merepotkanmu dengan keluh kesahku. Karena berjalan bersamamu masih jadi hal menyenangkan dalam hidupku"

Tidak ada yang lebih sederhana daripada membahagiakan aku. Aku bukan perempuan yang gila sepatu mahal. Meskipun aku bercita-cita ingin membeli heels seharga satu juta rupiah. Itu hanya supaya aku merasa bahwa akupun pantas untuk diperlakukan dengan baik.
Semacam menyenangkan diri sendiri dihari paling menjengkelkan karena bosku terus saja memberikan deadline, kelak ketika aku sudah mampu menghasilkan uang dari keringatku sendiri.

Aku bukan perempuan yang alergi dengan makanan kaki lima. Mau kuberi tahu satu hal? Aku selalu jatuh cinta dengan obrolan kita di ayam bakar pinggir jalan yang kerap kamu dan aku sambangi. Aku selalu jatuh cinta dengan suasananya. Aku bahkan kerap berpura-pura ingin membeli sesuatu di minimarket sebrang jalannya, supaya kamu khawatir dan menggenggam tanganku erat-erat untuk menyebrang. Genggaman itu yang selalu membuatku percaya berjalan bersamamu bukan keputusan yang bodoh.

Untungnya menyayangimu masih menjadi rutinitas menyenangkan di hidupku. Kelak ketika menyayangimu tak semenyenangkan ini percayalah aku pernah menyayangimu dengan baik. Sayang yang tidak mungkin gadis lain bisa berikan padamu.

Menyayangimu itu seperti menempuh perjalanan. Kita hanya sedang berjalan bersama. Masing-masing dari kita sudah tau tujuan satu sama lain. Tujuan kita mungkin searah. Namun jalan kita bisa jadi kerap berbeda. Kalau nanti kita menemukan teman baru untuk menempuh perjalanan maka mari mendoakan satu sama lain supaya dapat berjalan dengan baik.

Kalau nanti aku bukan teman perjalananmu lagi, maka akan aku peluk kamu dengan doaku.

Karena kita hanya manusia yang tidak pernah tau apa yang akan terjadi esok hari. Yang aku tahu aku harus hidup dengan versi terbaik dari diriku pada hari ini. Supaya aku tak menyesali yang lalu dan susah dikemudian hari.

Dan yang aku tau, aku tengah menyayangimu dengan baik. Sebaik versi terbaik yang aku miliki. Supaya aku tidak menyesali bila kehilanganmu. Supaya aku tetap tegar dikemudian hari. Karena aku manusia yang hanya dapat berharap Tuhan memberikan rencana terbaiknya untukku. Kamu. Dan seisi dunia.

Dan bodohnya selalu kupinta rencana terbaiknya adalah supaya kamu jadi temanku untuk mencapai mimpi-mimpiku.

Ketika Tuhan (jadi) Cemburu


 

Ketika Tuhan tengah cemburu berat. Bukan karena kamu lupa mengucapkan terimakasih atas nikmat yang tengah disuguhkan.

Ketika Tuhan tengah cemburu berat. Bukan karena kamu lupa mengucapkan terimakasih atas nikmat yang tengah disuguhkan. Tapi Dia tengah cemburu melihatmu lebih banyak meluangkan waktu untuk yang sesamamu. Waktumu lalu jadi lebih sedikit untuk berbincang dengan-Nya. Padahal Dia tengah dilanda rindu dijumpai olehmu.


Ketika Tuhan tengah cemburu berat, dia tidak mengambil kembali apa yang sudah Dia berikan. Dia hanya tengah mengambil alih perhatianmu. Akankah kamu meminta rejekimu kembali darinya atau malah membenci-Nya.


Ketika Tuhan jadi cemburu, dia tidak hanya marah, tapi juga merasa perih. Sama perihnya dengan ketika kamu kehilangan pria atau wanita yang kamu sayangi. Bukan karena mereka tak bisa berada untukmu, hanya saja mereka cuma selingan di antara jalan berbatu menuju yang berhak atas kepemilikanmu.


Ketika Tuhan cemburu. Maka temui Ia di sepertiga malammu, di waktu lapangmu, di setiap jam sepuluh pagimu. Temui Ia dalam sujudmu. Supaya Dia tau cintamu padanya adalah yang nomor satu.


Karena Dia tak suka dinomorduakan. Karena Dia tengah dan selalu menjadikanmu yang pertama. Maka utamakanlah Dia.


Jangan buat Dia jadi cemburu.



NB : sedang berniat bikin cerbung nih yang akan di update setiap hari Jum'at menurut kalian bagaimana?

Princess


"treat me like a princess, so my heart will be your kingdom, a home which give you a warm smile, warm hug, and warm love"

"treat me like a princess, so my heart will be your kingdom, a home which give you a warm smile, warm hug, and warm love"

Aku tidak punya sepatu kaca.
Tapi aku punya kepandaian menari sembari menggendong anakmu di pelukanku, di halaman rumah kita nanti.

Aku bukan wanita paling cantik di dunia. Yang membuat banyak wanita menjadi iri padamu. Tapi aku bisa berikanmu ciuman manis disetiap pagi ketika kamu membuka matamu. Nanti di hari ketika kamu tengah menjadikan aku halal untuk kamu sayangi dengan baik.

Aku tidak punya rambut panjang berlapis emas. Tapi kutawarkan kesabaran berlapis-lapis untuk menghadapi kamu yang kerap badmood karena boss mu tidak mengijinkanmu pulang lebih awal. Atau kamu yang tidak enak hati karena sedang rindu ibumu, yang tentu saja nanti harus aku sayangi setara dengan sayangku pada ibu bapakku.

Aku bukan si cantik yang beruntung karena jatuh cinta dengan si buruk rupa yang kemudian menjelma menjadi pangeran tampan kaya raya. Aku tak peduli siapa kamu, ku harapkan kamu tak punya perangai buruk. Karena kepalaku tidak cukup muat untuk mengatasinya. Karena aku harus mengatasi kepunyaanku sendiri. Supaya kamu tak lelah dengan perangaiku. Mari samasama memperbaiki perangai buruk masing-masing. Mendewasa itu soal menjadi baik-baik saja melawan amarah bukan?. Dewasa untuk mengalahkan ego masing-masing dari diri kita.

Aku tak punya kemampuan membekukan apapun. Tapi aku punya kemampuan untuk membuatmu merasa baik-baik saja. membuatmu merasa ringan tanpa harus mengurangi kehormatanmu sebagai seorang pria.

Aku tak punya apa-apa untuk mencintaimu. Aku cuma punya sayang yang baik. Yang semoga tak pernah menjauhkanmu dari Tuhan.

"Lavender blue dilly, dilly, lavender green. If you were King dilly dilly, I shall be Queen"

Bersiap


"Akan tiba hari dimana kamu akan jadi seseorang yang lebih dari sekedar anugrah. Atau kamu akan jadi kenangan yang tiada terkira bagi hidup saya. Siapapun kamu nanti, percayalah kamu pernah memenangkan hati ini diantara hati-hati yang lain "
"Akan tiba hari dimana kamu akan jadi seseorang yang lebih dari sekedar anugrah. Atau kamu akan jadi kenangan yang tiada terkira bagi hidup saya. Siapapun kamu nanti, percayalah kamu pernah memenangkan hati ini diantara hati-hati yang lain "

Saya selalu bilang bahwa setiap orang selalu punya masa lalunya masing-masing. Jadi tidak apa-apa bagi saya kalau kamu punya masa lalu yang buruk. Setiap orang boleh saja menjadi khilaf. Yang tidak boleh adalah mengulangi khilafnya untuk yang kedua kali.

Hidup saya tidaklah selalu mudah. Untuk itu bagi saya menjalani semua ini tidaklah sebercanda itu sayang. Saya sudah lima tahun tidak tinggal satu atap dengan kedua orang tua saya. Nanti kalau aku jadi manja padamu maka mafkanlah dan pahamilah. Nyatanya aku bahkan lupa definisi rumah yang sebenarnya. Kalau aku berani manja padamu berarti aku tengah menemukan rumah dipelukanmu.

Aku selalu menyiapkan hidup terbaikku untuk bertemu denganmu. Keluar dari zona nyamanku. Belajar menukang. Belajar masak. Belajar menyayangi anak-anak. Belajar menyetrika baju. Supaya nanti ketika kamu memilihku, kamu tidak menyesal karena aku yang bisa saja jadi istri yang merepotkan.

Begitupun aku berharap padamu sekarang. Aku ingin kamu mau melangkah dari zona nyamanmu. Melihat sekitarmu dari sudut pandang yang lain. Tidak mencari pembenaran untuk membela dirimu sendiri. Jadilah pria yang giat untuk mencari relasi dan pengalaman. Berhentilah menatap masa lalu dan menjadikan mereka kelemahanmu. Tak apa, toh setiap orang boleh saja punya pengalaman buruk.

Karena nantinya kita akan hidup berdua. Tidak dengan bantuan ibukmu. Tidak dengan harta peninggalan orang tuaku. Namun kita akan hidup dari Ridho ibukmu dan ibu bapakku. Serta peluk Alloh yang senantiasa tak pernah lepas memberi kasih sayang pada kita. Maka carilah bekal untuk hidup bersamaku nanti. Karena akupun tengah menyiapkan banyak bekal untuk bisa menemani kakimu pergi menuju mimpi-mimpinya.

Sembari mencari bekal tetaplah jadi pria yang sabar. Karena akupun tengah belajar sabar. Jadilah pria yang baik. Karena orang baik akan selalu menuai yang baik. Jadilah dirimu sendiri dengan versi terbaiknya. Maka dunia akan turut menjadi baik dengan versinya untuk kamu pijaki.

" hidup tidak melulu sebaik apa yang kita harapkan. Ketika kecewa hadir percayalah kamu tengah berharap pada yang bukan Tuhan "


Ps : menuju bilangan 21dan mulai risau, untuk mempersiapkan resepsi. Berharap disandingkan dengan dia yang mampu menerima saya dengan versi terbaik diri saya diatas semua hal buruk yang saya miliki.




For my future Groom


"aku ngga suka pakek heels, nanti kalo nikahan pake sepatu aja yaa. Biar ga jatoh pas lagi lempar-lemparan sirih. Atau pas lagi jalan ke pelaminan. Nanti malu."

"aku ngga suka pakek heels, nanti kalo nikahan pake sepatu aja yaa. Biar ga jatoh pas lagi lempar-lemparan sirih. Atau pas lagi jalan ke pelaminan. Nanti malu."

Perempuan ini memang aneh. Kamu harus banyak-banyak sabar untuk bisa mendampinginya hingga akhir. Sudah pernah kukatakan padamu kan?

" tertarik padaku mungkin bukan hal sulit, jatuh cinta padaku juga mudah, yang sulit adalah bertahan mencintaiku"

Ya, bertahan mencintai diantara menyebalkannya tingkah lakuku. Diantara sifat-sifat teledorku yang kerap sekali lupa menaruh kunci motor yang bahkan sudah diberi gantungan kunci boneka yang besar. Atau sifat lupaku yang kerap hilang ingatan dimana meletakkan lipstikku.

Tidak hanya sampai disitu perempuan ini pun sama menyebalkannya ketika perempuan ini sudah mulai banyak mengeluh. Lupa mandi bahkan kerap lupa bahwa perutnya belum terisi apapun sejak pagi.

Perempuan ini juga kerap jatuh sakit. Sering sekali teledor hingga berkali-kali jatuh dari motor. Perempuan yang mungkin tidak pernah ada di benakmu.

Tapi percayalah satu hal bahwa perempuan ini pun mampu membuatmu bahagia. Bahagia karena bisa dicintai dengan baik. Kau tau aku kerap sekali mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan. Maka dari itu aku tidak akan pernah melakukan hal buruk sedikitpun padamu.
Perempuan ini kerap diberi cinta yang tidak baik. Maka ku janjikan aku akan mencintaimu dengan segala kebaikan dan ribuan doa yang melayang memelukmu.
Perempuan ini sering bertemu dengan banyak kemunafikan maka percayalah aku akan mencintaimu dengan kejujuran dan keterbukaan.

Perempuan ini mungkin agak sedikit keras kepala sayang, maka bersabarlah lebih banyak untuk menghadapi kepalanya yang seperti batu.
Tapi perempuan ini tetaplah perempuan yang akan selalu menghargaimu sebagai seorang pria.
Setangguh apapun aku, sekuat apapun aku, perempuan ini akan menyayangimu dengan layak. Sayang yang tidak akan mengambil peranmu sebagai pria. Tapi sayang yang akan terus mendampingimu dan menguatkanmu. Tanpa harus mengurangi wibawamu sebagai seorang Pria.

Nanti jika waktunya sudah tiba, perempuan ini hanya ingin disayangi dengan baik. Sepaket dengan kurang-lebihnya. Baik-buruknya.

"Sayangi aku dengan baik, maka akan aku peluk kamu dengan banyak kebaikan"

Long Distance RelationShit!


Distance means nothing if you believe on me, and i believe on you

Distance means nothing if you believe on me, and i believe on you

LDR? Sekarang emang lagi nge hits kan hubungan yang kaya gini. Yang banyak jaraknya dari pada deketnya. Yang banyak jauhnya dari pada bareng-barengnya. Yang lebih banyak kangen dari pada makan barengnya.

Anyway saya baru baca e-book bang Febri yang judulnya #CTAT (catatan tengil anak Teknik) dan di dalam e-booknya salah satu yang dibahas itu LDR. Ohh iya Ebooknya recomended banget. You should read that yaaa guys. Bisa langsung cuss ke link-nya disini  #CTAT. Enjoy reading yaaa guys!.

Dan sekarang tiba-tiba pengen nulis tentang LDR.

Soo... Too much people fail spent this complecated love. Buat saya ini complecated. Tapi banyak juga yang berhasil. Kenapa bisa berhasil? Iya berhasil ngadepin jarak, ngadepin perbedaan waktu, ngadepin kecurigaan picisan yang suka muter-muter diotak.

Karena pada hakikatnya setiap hubungan juga butuh jarak bukan?. Banyak orang putus bukan hanya karena miss komunikasi. Tapi juga bosen. Bosen bareng-bareng terus. Bosen main kemana-mana berdua. Ada kalanya kita butuh balik kedunia kita. Ngerjain kerjaan, main sama temen-temen, masturdate, and sleftime. Kalo saya biasanya butuh balik ke kehidupan saya untuk ngejar apa yang belum saya selesaikan. Seperti mencoba menata ulang waktu, dan management diri untuk membereskan beberapa hal yang terbengkalai.

Saya pernah membaca sebuah artikel. Di artikel itu diceritakan bahwa, ketika kita berhubungan dengan seseorang pada awalnya kita merasa cocok. Satu visi, satu misi. Kita akan begitu bahagia menghabiskan waktu berdua. Kemana-mana berdua, makan berdua. Like another couple. Tapi pada suatu waktu ketika kita mulai bosan dengan segala rutinitas yang ada, dan dengan segala kebersamaan. Muncul lah satu hal bahaya. Yang bahaya bukan rasa bosannya. Tapi yang bahaya adalah ketika pertanyaan " apakah kini aku sedang bersama orang yang tepat? " - yang kemudian muncul dan mampu merusak segala persepsi dan fungsi otak dan perasaan. Dari pertanyaan tersebutlah muncul perasaan mulai tidak nyaman dan berusaha mencari kenyamanan yang lain.hal ini Mungkin biasa disebut dengan "selingkuh".

Sama halnya dengan LDR, sebenarnya dibandingkan pikiran negatif thingking, komunikasi yang tidak jelas, atau ketidak adaan kita disamping pasangan. Bosan merupakan perusak terhebat sebuah perjuangan LDR.
Bosan dengan nggak bisa ketemu, bosan dengan hanya bisa berkeluh-kesah lewat telfon, bosan ketika orang lain bisa nonton bareng pacar sedangkan si pejuang LDR jalan sendiri. Yang kemudian dari rasa bosan itu muncul " apakah aku sedang menjalani hubungan yang benar?". Dari pertanyaan tersebut potensi persepsi dan prasangka lain muncul untuk menyudahi sebuah hubungan akan lebih besar. Dan kesetiaanpun bisa berhenti sampai disini.

Jadi, menurut saya dalam sebuah hubungan jarak bukanlah aktor utama perusak segalanya. Tapi bagaimana kedua pemain dapat melakukan hal-hal baru yang dapat menghindarkan kita dari pertanyaan yang kemudian memunculkan persepsi negatif tersebut. Karena ketika persepsi tersebut tidak muncul maka setiap pihak akan baik-baik saja meskipun dengan jarak yang jauh maupun jarak yang dekat.

Miles doesn't means anythings for me. If i have you here. In my heart.

Selamat berjuang kamu~

Keluarga (Modern)


" umur tidak pernah mendewasakan seseorang. Namun mendewasa selalu menampakkan kebijakan seseorang"


" umur tidak pernah mendewasakan seseorang. Namun mendewasa selalu menampakkan kebijakan seseorang"

Selalu sadar satu hal bahwa semakin tua kita tidak selalu menjadi semakin dewasa. Dewasa bisa dalam berbagai macam hal kan?. Dewasa dalam bicara, dewasa dalam mengambil keputusan, dewasa menyikapi masalah, dan dewasa dalam menghadapi yang lebih muda.

Ternyata selalu benar bahwa jarak dan waktu dapat merubah manusia secepat itu. Tidak ada yang dinamis kan di kehidupan ini?, bahkan setiap lini bisa berubah kapanpun bahkan lebih cepat dari kedipan mata kita.

Lama tidak berjumpa membuat banyak hal berubah. Termasuk suasana dalam sebuah keluarga. Kemarin-kemarin baru saja berhubungan lagi dengan keluarga besar yang sudah jarang bertemu. Ohh wanna say thankyou untuk penemu whatsapp (siapa sih? Brian acton sama jan koum ya? Cmiiw wkwkwk)
thanks for making a room chat for people who separate more than a thousand mils to be connected. Thankyou.

Berharap dapat disambut dengan hangat di room chat tersebut. Berharap dirindukan. Berharap ditanyai kabar. Berharap banyak hal baik ketika kita berusaha menyambung silaturahmi. Namun tidak semua hal baik yang kita harapkan selalu jadi kenyataan kan?. Kalau hidupmu selalu sesuai seperti apa yang kamu inginkan, kamu akan lupa bagaimana bahagianya rasa syukur yang bisa kamu ucapkan sayang.

" makanya kalau kumpul keluarga itu ikutan. Orang ga pernah keliatan ya gimana mau dianggap", let me tell you one things, well times change people faster. See, it's come in the middle of the conversation. Hurt. Yes. But i never hated ppl who hurt me. Saya selalu percaya bahwa banyak cara Tuhan menyayangi umatnya. Salah satunya adalah dengan memberikan banyak pelajaran untuk menjadikan mereka dewasa. Semoga kamu semakin disayang Alloh yaaa.

Bagi saya keluarga itu seperti ranting. Selalu punya arah dan tujuan masing-masing. Tapi keluarga yang baik adalah mereka yang tidak pernah lupa bahwa mereka berasal dari akar yang sama.

the bond that links your true family is not one of blood, but of respect and joy in each other's life ( Richard Bach)

Yaa saya selalu yakin bahwa kita tidak akan pernah mampu memilih sebuah keluarga. Mereka merupakan hadiah yang tuhan berikan untuk kita. Begitupun kehadiran kita merupakan hafiah bagi mereka. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Menganggap kehadiran mereka keluarga. Atau menganggap kehadiran mereka sesuatu yang kurang menyenangkan.

Keluarga bukan hanya soal sebuah hubungan darah. Atau juga silsilah keluarga. Namun bagi saya keluatga adalah tempat dimana kamu pertama kali mengerti bagaimana rasanya disayangi dan dicintai.

Kalau saja dalam sebuah keluarga sudah tidak ada lagi perasaan untuk saling menyayangi dan menghormati lantas bagaimana kata keluarga dapat berfungsi?.

Pada dasarnya keluarga akan selamanya menjadi keluarga. Karena yang aku tahu keluarga adalah tempat dimana kamu dapat kembali pulang.

Kalau memang eksistensi dibutuhkan untuk menilai dianggap atau tidaknya kita dalam sebuah keluarga lalu bagaimana untuk bagian keluarga yang sudah terlebih dahulu pulang kepelukan Tuhan?.
Apakah lantas kita menjadi lupa?.

Hmmmm manusia itu terkadang suka lucu, bagaimana mereka dapat menilai hal se-sepele itu. Bagaimana mereka bisa menilai sebuah eksistensi dari hal sesederhana itu.

Banyak hal yang mulai usang dalam keluarga modern. Mungkin ini efek dari globalisasi. Mudahnya mempertemukan orang yang berjauhan beratus-ratus mil dalam sebuah layar handphone membuat pudar apa yang disebut dengan respect dan rasa saling memiliki. Hal ini yang mulai hilang dalam keluarga. Rasa hormat. Rasa melindungi, rasa mengayomi, dan rasa-rasa lain yang seharusnya tersemat dalam keluarga.

Lantas jika kehadiran atau ketidak hadiranmu dinilai sebagai keberadaanmu dalam sebuah silsilah keluarga, lalu bagaimana kamu dapat menyayangi dan mengagungkan Alloh, yang bahkan tidak pernah terlihat oleh matamu?.

Bagiku, ketika kamu menganggap seseorang itu keluargamu, sejauh apapun, sesering apapun kalian bertemu, maka yang namanya keluarga akan tetap dan selalu menjadi keluarga. Tidak peduli eksistensimu, tidak peduli siapa kamu.

"Because family like branche in a tree, we may grow in different direction, yet our roots remain as one"

Sayangi aku karena Imanku




Sayangi aku karena Alloh. Maka kamu tidak akan pernah lelah menyayangiku.

Sayangi aku karena Alloh. Maka kamu tidak akan pernah lelah menyayangiku.


Tidak ada yang lebih indah dari cinta yang didasarkan karena Alloh. Tidak ada yang lebih manis dari menyayangi seseorang karena kecintaan kita pada Alloh. Saya selalu saja mendambakan jadi wanita paling bahagia yang mampu disayangi dengan baik. Disayangi bukan karena kepiawaian saya dalam berdandan. Atau karena kepandaian saya dalam merangkai kata atau yang lainnya.

Saya berharap ada yang mampu menyayangi saya karena iman yang saya miliki. Dia menyayangi saya karena kecintaan saya pada Alloh. Karena bagi saya, saya tidak punya kriteria untuk suami saya kelak. Yang saya harapkan dia adalah pria yang mampu bertanggungjawab atas ibadahnya. Mematuhi segala perintah Tuhannya. Dan menyayangi Alloh diatas apapun. Karena saya yakin, pria yang menyayangi Alloh dengan baik maka dia mampu pula menyayangiku dengan baik kedepannya.

Kalau nanti suamiku tampan itu adalah bonus. Karena ketampanan tidak mampu jadi sesuatu yang abadi. Ketampanan mampu saja luruh dimakan keriput. Karena cantik saja tidak mampu menemanimu hingga senja diujung usia nanti. Kamu gabisa kan hidup cuma dari ketampanan. Apa marah bisa jadi reda setelah melihat ketampanan pasanganmu?. Apakah kesedihan bisa diobati dengan melihat kecantikan pasanganmu?. Kamu butuh cinta yang baik untuk mengobatinya. Kamu butuh sayang untuk melewati segalanya bersama. Karena hanya iman yang mampu menguatkan langkah kaki. Hanya iman yang mampu menegakkan tubuh. Hanya iman yang mampu menjadi pegangan dalam melangkahkan kaki. Hanya iman yang mampu menjadi sayang yang baik.

Maka, jika nanti kau jatuh cinta padaku kuharapkan jatuhi aku cinta karena imanku. Jatuhi aku sayang yang berdasarkan kasihmu pada Alloh. Supaya kelak aku tidak harus menjadi takut kalau kamu bisa saja pergi karena lelah menyayangiku. Karena iman tidak akan pernah habis dimakan waktu.

Dan yang aku tahu, aku tengah menyayangi manusia, yang sewaktu-waktu berubah, sewaktu-waktu hilang, sewaktu-waktu pergi.

Keterpisahan


Tidak ada yang sederhana dari sebuah perpisahan. Karena berpisah mungkin saja menjauhkan dua manusia yang sebelumnya pernah jadi sangat dekat.



Tidak ada yang sederhana dari sebuah perpisahan. Karena berpisah mungkin saja menjauhkan dua manusia yang sebelumnya pernah jadi sangat dekat.
Sangat sayang. Menjadi dua manusia yang hanya pernah kenal.


Apa yang mudah di terima dari sebuah perpisahan? Banyak orang akan menjawab tidak ada. Apa yang bisa di ikhlaskan dari sebuah perpisahan? Banyak yang menjawab tidak ikhlas.

Namun percayalah tidak semua perpisahan itu buruk. Bisa jadi Tuhan tengah memberikan jarak diantara kamu supaya kamu mampu mensyukuri bahwa kebersamaan adalah sebuah anugrah.

Mungkin saja Tuhan sengaja memberi jarak diantara kalian supaya rindu mampu mengisi kekosongan diantaranya. Supaya kalian yakin apakah benar memang dua hati dari masing-masing kamu tengah saling menyayangi dengan baik. Atau hanya sedang berusaha memberi rasa kebaik-baik-saja-an.

Tidak semua keterpisahan itu buruk bukan? Meskipun nyatanya tidak semua keterpisahan mampu diterima dengan baik. Tidak semua pisah mampu dihadapi dengan tegar. Tak apa menangis, toh menangis tidak membuatmu jadi berdosa. Hanya saja cukupkan ketika kamu sudah lelah. Namun jangan lantas berhenti setelahnya. Ketika kamu mulai lelah menangis maka cobalah untuk tersenyum. Cobalah untuk menggapai apa-apa yang sempat tertunda atau mungkin terabaikan.

Keberpisahan bukan sesuatu yg diinginkan banyak orang. Siapa yang ingin berpisah dari orang yang dia sayang. Hanya saja Tuhan selalu punya rahasia dibalik keterpisahan. Percayalah bahwa Tuhan punya cerita lain dibalik keterpisahan ini.

Ps : halo nduty!. Semoga kamu selalu dipeluk banyak kebahagiaan. Kalo aja kamu tau aku belum pernah menemukan seorang lakilaki yang membuatku merasa bahwa bermimpi begitu mudah bersama kamu. Seorang pria yang bersamanya aku mampu menjadi diriku sendiri. Yang bersamanya aku tidak perlu takut mencoba hal baru. Hhee aku percaya ketetpisahan ini bukan caramu menghukumku. Kamu hanya tengah menyayangiku dengan baik dan memperlakukanku selayaknya perempuan. Terimakasih sudah mewarnai hidupku sebelumnya.
Lalu masihkah aku boleh bermimpi untuk jadi teman hidupmu nantinya?. Hhheeeee ai ayo semangat. Mamanya Indy sama Anca harus kuat kan?



sedang kangen yang berlebihan. Lalu tidak bisa apaapa.

sedang kangen yang berlebihan. Lalu tidak bisa apaapa.
Sedang punya perasaan yang tidak karu-karuan. Lalu tidak bisa apaapa. 

Hanya sedang berharap, mampu mendarat di dekapanmu. Lalu menarik nafas disana dalamdalam. Karena beberapa lelah bisa disembuhkan dengan sebuah peluk. 

"
Hayyy! Aku rela dari hutan lalu lari kepantai. Kalau saja disana ada pelukan hangatmu yang mampu menyeserhanakan hari-hari yang jadi rumit dan tidak sederhana ini
                                                                                                                                       " 

Capt!


Terkadang kita butuh jujur pada diri kita, bahwa kita tidak mampu. Bahwa kita butuh bantuan orang lain. Terkadang menyerah bukan berarti kalah.



Terkadang kita butuh jujur pada diri kita, bahwa kita tidak mampu. Bahwa kita butuh bantuan orang lain. Terkadang menyerah bukan berarti kalah. Kita hanya perlu menyadari tidak semuanya mampu kita lakukan sendiri. Haloo kamu bukam captain america ay!

Sedang ingin meledak(lagi). Kebiasaan kalau sudah mulai kecewa sama orang, ai bakalan kaya gini kan?. Marah sendiri. Capek sendiri. Sekalinya marah itu udah explode kaya gunung meletus. Tapi habis marah-marah nyesel. Ngerasa berdosa banget.

Bukan saya soksokan gapernah marah. Cuma suka bingung gimana caranya mengekspresikan marah sama orang. Ujung-ujungnya mewek sendiri di kasur. Terus ketiduran. Tapi masalahnya ngga selese pake nangis ay. Masalahnya ga takut sama air mata kamu.

Selepasnya beberapa orang mungkin akan hadir untuk sekadar menyemangati.

Ada mungkin yang sekadar mengirim pesan " semangat ai, ai bisa kok"
Atau
" ai ndak apa kan?, apa yang bisa dibantu?, ai semangat ya :)"

Atau mungkin ada beberapa yang bilang
" ai jangan banyak mengeluh ya catik " . Tapi saya selalu gagal paham sama yang ini. Apa salahnya mengeluh?.  Kamu bukan superhero yang bisa terus-menjadi-orang-yang-terlihat-baik-baik-saja-saat-semuanya-jadi-dilimpahkan-padamu. Apasalahnya terlihat lemah?. Saya bukan manusia yang mampu bertahan dibalik kepura-puraan. Saya benci menjadi bohong untuk menjadi kuat. Padahal saya benar-benr butuh bantuan.

Beberapa orang mungkin akan terus menjadi (terlihat) kuat untuk sekedar (terlihat) mampu menapaki semuanya. Beberapa manusia mungkin terkadang jadi pandai bersandiwara hanya karena malu terlihat lemah. Lalu apa salahnya menjadi lemah sebentar?. Apa salahnya untuk tidak menjadi orang yang terlihat tegar?. Apa salahnya meminta bantuan.

Toh kamu bukan captain america yang punya tameng lalu bisa menerobos seluruh halang rintang yang ada. Kamu juga bukan thor yang punya palu yang keren buat mecahin setiap masalah yang kamu hadapin. Kamu bukan snow white yang bisa purapura mati terus dicium pangeran lalu hidup bahagia. Kamu bukan olaf orang-orangan salju yang bisa hidup di musim panas terus pake celana kolor kemanamana.

Kamu itu manusia yang emang sudah ditakdirkan untuk tidak bisa hidup sendiri dari jaman kamu sampe ke bumi. Waktu lahiran emang kamu lahir keluar sendiri? Engga kan? Ada bu bidan yang mbantuin. Terus waktu bayi kamu laper emang kamu bisa makan sendiri?. Engga kan? Kamu masih disuapin ibuk buat makan bubur nestle.

Tapi bukan berati kamu jadi bergantung dengan orang lain. Kamu harus tetap mampu jadi orang yang kuat, dengan porsi yang sepantasnya. Tetap tidak boleh manja. Apa yang bisa kamu lakukan sendiri tetap kamu lakukan sendiri semampunya.

Jangan lalu menjadi gengsi untuk minta tolong. Minta tolong bukan berati lemah. Hanya saja minta tolonglah sewajarnya. Jangan lantas jadi merepotkan.

Mungkin manusia masih harus banyak mengkoreksi apa itu mandiri, apa itu kuat, apa itu gengsi. Karena mereka punya porsi untuk setiap waktunya.

Mungkin aku cuma sedang butuh duduk di kedai kopi. Mungkin aku cuma sedang butuh dipeluk kamu. Katanya pelukan mampu membuat seseorang merasa baik-baik saja dihari paling menyebalkan sekalipun.
" aku mau pergi ke hutan lalu lari ke laut, kalo disana ada pelukan hangatmu yang siap menungguku di hari paling melelahkan ini sayang" - falafu

Fyi :sebenernya gambar di post kali ini mau pake gambarnya si marvel captain america. Kalo engga gambar iron man wkwkwk. Tapi kok jd ga matching gituhahaa. Anyway thanks to my lovely captain yang udah sabar tadi malem ndengerin putri saljunya mewek tapi ditahantahan soalnya malu mewek di indomaret. Makasih udh ditemenin makan. Makasih udah tau kapan harus jadi bawel, kapan harus jd pendengar yang baik. Kok aku ngomelngomel terus ya, mungkin harus cek tanggalan. Maafin yang jd imbas omelan ai. Hwaaaa merasa bersalah banget hari ini.

Bawang Goreng


Karena seharusnya sayangmu mampu bekerja seperti bawang goreng sayang, mampu melengkapi setiap kekuranganku. Seburuk apapun itu.

Karena seharusnya sayangmu mampu bekerja seperti bawang goreng sayang, mampu melengkapi setiap kekuranganku. Seburuk apapun itu.

Bagi saya bawang goreng itu merupakan salah satu hasil penemuan ajaib ibu-ibu jaman dulu dalam usahanya mem-per-enak masakannya. Karena tidak bisa dipungkiri bawang goreng selalu saja mampu hadir dalam kondisi apapun. Bawang goreng mampu saja menjadi pelengkap apapun jenis makanan yang ada. Mau itu dari masakan padang sampe masakan makasar. Meskipun saya belum pernah makan bawang goreng pake papeda, tapi saya yakin rasanya juga tidak akan terlalu aneh.

Bawang goreng mampu dengan kesederhanaannya melengkapi setiap makanan yang ada. Membuat aroma makanan menjadi lebih harum, atau membuat masakan jadi lebih terasa e n a k.

Saya mungkin salah satu pecinta bawang goreng. Dan saya ngga bisa makan nasi goreng tanpa bawang goreng. Entahlah rasanya seperti ada yang hilang. Dan semuanya selalu saja jadi perfect kalo ada bawang goreng. Dulu waktu kecil saya sudah sering ditinggal mama dan bapak pergi ke luar kota. Bisa ditinggal sampai dua atau tiga hari. Dan mama tidak pernah khawatir ketika meninggalkan saya dirumah sendirian. Biasanya mama juga sudah menitipkan uang ke tetangga untuk membuatkan saya makanan. Dan tetangga itu tidak pernah keberatan kalau dititipin saya sama mama. Katanya kalau ditanya

" kalau dititipin yayang itu seneng, dia makannya ngga ribet dikasih aja bawang goreng ntar juga diem".

See, sejak kecil bahkan bahagia ku selalu jadi sederhana. Meskipun ditinggal mama dan bapak keluar kota yang jauh tapi saya masih bisa hidup tenang ketika ada bawang goreng. Lihat betapa bawang goreng mampu menyederhanakan hal-hal rumit.

Lalu seperti itu aku ingin terlihat dimatamu sayang. Dengan seluruh kesederhanaanku, aku hanya ingin mampu jadi perempuan sederhana yang mampu membuat harimu jadi terasa lebih baik lagi.

Seperti bawang goreng aku ingin jadi pelengkap. Pelengkap yang mampu melengkapi apa yang kurang dari celahmu. Apa yang kosong dari hidupmu. Menyederhanakan hal-hal rumit dalam hidupmu seperti membantumu memutuskan pilihan ingin kerja dimana, menjadi RnD atau jadi Qc?. Akupun Ingin jadi perempuan yang nanti akan membantumu menjawab pertanyaan anak-anak kita kelak seperti "papah kenapa aku bisa lahir?", dan pertanyaan jebakan lainnya.

Aku ingin jadi perempuan yang selalu mampu membuatmu merasa ke-baik-baik-saja-an ketika aku ada. Disampingmu. Perempuan yang membuatmu percaya, bahwa bermimpi merupakan sesuatu yang menyenangkan. Dan kita tidak perlu berlari mengejarnya. Kita akan berjalan sambil sesekali menertawakan awan.


Ps : menulis ini diselasela kuliah ekonomi koprasi. Lalu kangen nasi goreng mbah tuo yang dulu jualan di perempatan a.yani. nasi goreng kesukaan saya sama bapak. kalau habis makan disitu pulangnya selalu lewat sma 2, terus di depan situ selalu bilang, "besok yayang sekolah disini ya pak" dan terkabul!. See bermimpi itu mudah sayang :)

Tidak ada


Percayalah sayang kita akan bermimpi sebagaimana mestinya, karena aku takkan membiarkanmu menjanjikanku hal yang tak dapat kau tepati - ai

Percayalah sayang kita akan bermimpi sebagaimana mestinya, karena aku takkan membiarkanmu menjanjikanku hal yang tak dapat kau tepati - ai

Tidak ada yang lebih menyenangkan dari memiliki seseorang yang dengan sabarnya mendengarkan seluruh ocehanmu setiap kamu butuh di dengarkan. Dia yang dengan sabar mendengarkan ceritamu tentang betapa menyebalkannya teman-temanmu yang lupa mengumpulkan materi presentasi atau dosenmu yang lagi-lagi memergokimu tertidur dikelas. Bagaimana dia membuatmu terus tertawa ketika harimu jauh dari kata menyenangkan.

Tidak ada yang lebih membahagiakan dari memiliki seseorang yang dengan kehadirannya mampu membuatmu merasa jauh lebih lega. Senyumnya yang tidak hanya menawanmu, tapi juga mencerahkan harimu yang kerap temaram. Nasihatnya yang membuatmu yakin bahwa setiap masalah selalu punya jalan keluarnya.

Tidak ada yang lebih patut di syukuri ketika kamu memiliki seseorang yang meskipun sudah berkali-kali kamu menceritakan hal yang sama dalam hidupmu, lalu dia berkali-kali berpura-pura dengan antusiasnya mendengarkan ceritamu. Seperti baru pertama kali mendengarkannya. Meskipun terbayangkan betapa membosankannya hal itu, tapi dia terus bertahan. Hanya untuk mendengarkan cerita lucumu demi melihat senyum yang mengembang diwajahmu.

Tidak ada lagi yang aku inginkan selain kamu. Yang selalu mampu menjadi sesosok pelipur dari hari yang temaram. Yang senyumnya bukan hanya sekedar senyum tapi juga terang ketika hariku jadi tak sederhana. Yang hadirnya selalu mampu membuat aku percaya bahwa mimpi-mimpiku menjadi jauh lebih mudah untuk digapai.

Karena bersamamu bermimpi jadi jauh begitu menyenangkan sayang.

Teruslah ada dan jangan kemanamana - falafu


Ps : menulis ini di selasela menghela nafas di atas secangkir teh hangat. Bogor sepertinya sudah lama tidak hujan(lagi)

Random


Conversation di whatsapp malam ini bersama sahabat kesayangan



Conversation di whatsapp malam ini bersama sahabat kesayangan
Ai : yagitu fiii, intinya dia ngga ngijinin aku untuk mengembangkan perasaan itu
Fian : mungkin dia ngga mau ambil risiko
Ai : mungkiin
Fian : yaudah sih lupain
Ai : ga semudah kaya ngilangin bisul sihyaa
Fian : Dianya sendiriloh yang gak mau disukain takut nanti kmunya sakit hati. Ituhh udah menegaskan klo dia cwo yg ga mau berjuang dari awal dan gak pantas. Udahh gituhh ajah. Tinggalin
Ai : tinggalin fiiy?
Fian : iya. Sekarang juga,

Jadi, untuk apa membersamai orang yang memang tidak mau dibersamai. Untuk apa mencoba mengiringi langkah kaki yang bahkan tidak mau berjalan beriringan. Jangankan beriringan, jalan kita memang berbeda bukan?.

Dan ya memang tidak semua perasaan baik untuk di ungkapkan. Ada beberapa yang lebih baik di pendam. Bahkan ada beberapa yang lebih baik di lupakan. Karena tidak semua perasaan baik bagi dua orang. Begitu kan kata ka gun.

Juli ini, seperti dibangunkan oleh alarm dari mimpi indah. Mimpi atau ilusi yang kubangun akan kita. Bahwa semuanya tengah berjalan selayaknya cinta bekerja. Namun kebaikan dan ketulusanmu ternyata hanya oase di gurun pasir. Aku tengah dehidrasi, dan melihat danau kecil dikejauhan sana. Ketika ku dekati bahkan tak ada setetes pun air .
Lalu begitu selanjutnya ilusi membutakan mata.

Aku - kamu - kebaikanmu - harapanku - kenyataan.

Semua seperti adonan kue dalam sepotong roti kehidupan. Kamu bisa memilih untuk menghiasinya dengan cream warna pink, merah biru, atau putih, atau membiarkannya polos tanpa hiasan.
Seperti itu rasa ini seharusnya bisa bekerja, menanggapi kebaikanmu dengan apa. Karena tak semua kebaik-baikan bisa dihiasi dengan cinta. Karena tidak semua kenyamanan bisa berarti cinta.

Karena tidak semua yang terlihat dan terasakan di waktu paling dini bisa diartikan dengan kasih sayang. Karena sayang butuh waktu untuk membuktikannya. Apakah iya benar danau di padang pasir, atau hanya sebuah ilusi atas sebuah harapan dari hati yang kesepian.

Ai, ayo bangun. Keretamu sudah mau berangkat lagi. Mari tinggalkan stasiun pemberhentian yang satu ini.

Merelakan


Tidak ada yang sederhana dari merelakan. Ketika kenangan yang membekas membuat kita sadar bahwa ada banyak hal dan waktu yang ternyata sudah dihabiskan bersama.

Tidak ada yang sederhana dari merelakan. Ketika kenangan yang membekas membuat kita sadar bahwa ada banyak hal dan waktu yang ternyata sudah dihabiskan bersama. Ternyata ada banyak senyum dan air mata yang disebabkan karnanya. Ternyata ada banyak tenaga dan peluh yang dikeluarkan untuk menunggunya.

Karena merelakan tidak sepenuhnya mudah. Merelakan sesuatu yang begitu diinginkan. Merelakan cita-cita yang sudah terlanjur tergantung, tapi ternyata tidak begitu mudah untuk di wujudkan. Yanh selanjutnya membuat merelakan menjadi tidak mudah dilakukan.

Kalau saja merelakan itu mudah. Maka manusia tidak akan mengenal apa yang disebut dengan perjuangan dan pengorbanan. Jika merelakan itu semudah itu. Maka tidak akan ada kisah cinta romantis. jack dan rose dalam titanic tidak akan menjadi kisah maha dahsyatnya  cinta yang terus di agung-agungkan manusia.

Karena merelakan tidak pernah menjadi se mudah itu. Merelakan tidak akan menjadi sederhana. Karena nyatanya ada banyak perasaan yang harus dikorbankan. Sudah banyak waktu yang terbuang untuk hanya sekadar memastikan dan menentukan. Tetapkah berjalan maju atau berhenti dan mundur perlahan.

Karena nyatanya merelakan bukan perkara sederhana. Ada banyak hal yang harus di ikhlaskan. Ada banyak waktu yang terbuang, dan ada banyak hati yang dikorbankan untuk mampu melepaskan apa-apa yang ternyata tak tergapai lengan.

Ps : teruntuk sahabatku di belahan timur jawa. Oh sayang segeralah berdamai dengan dunia. Merelakan memang bukan perkara mudah. Tapi percayalah kamu terlalu berharga hanya untuk menunggu pria menye yang bahkan tidak mampu yakin dengan perasaannya sendiri. Ikhlas itu tentang waktu maka siapkanlah telapak tangan yang terbuka untuk mampu melepaskan apa-apa yang tak dapat dimiliki. Lalu bersiap untuk menerima sesuatu dengan tangaan terbuka itu. Katanya untuk masalah patah hati, perempuan akan sembuh dengan menerima hati yang baru. Maka, Bersiaplah untuk mendapatkan yang baru!.

Kaleidoskop Juni 2015 #day30


Bulan ini asem-manis-kecut kaya ketek kuda nil LSI. Kalo anak IPB pasti ngarti daaah wkwkwk. Ujian akhir semester ditutup dengn cantik.



Juni 2015.

Bulan ini asem-manis-kecut kaya ketek kuda nil LSI. Kalo anak IPB pasti ngarti daaah wkwkwk. Ujian akhir semester ditutup dengn cantik. Apalagi dua nilai yang keluar juga lucu abis. Semester empat ini bersyukur karena nilai bisa sedikit manis. Semoga nilai yang bermunculan ke luar permukaan masih manis kaya senyum kamu maase.

Juni ini jatuh bangun. Senyum-senyum gara-gara kamu. Bete-betean gara-gara kamu. Sampe nangis karena kamu. Dan sekarang? Hatinya jadi abu-abu gegara kamu. Iyaa nganu kamu sih enggak hitam enggak putih. Salah siapa lucu kan sini jadi jatuh hati.
Tapi kataa ai ikan cinta ga harus memiliki yang penting bisa selalu ada. Tapi kata mpiit nganu masih kuliah gaboleh pacaran.
Terus kata aku? Coba belajar sandi morse biar kamu peka kodenya aku. Jadi mas-mas jangan bapuk-bapuk amat sih nanti kalo gabisa dipekain aku diambil orang loh. Eh.

Juni ini bahagiaa, ramadhan pertama di bulan juni excited!. Sampe-sampe sholat traweh pertama di Al hur. Ketemu sama kaka-kaka ganteng. Tapi besoknya gamau sholat di Al Hur lagi, anu kipas anginnya kaya di tepi pantai. Bisa-bisa traweh dua malem malem ketiganya kerokan. Anginnya ngga nyelaw banget yakan. Sampe mukenanya aja terbang-terbang. Iya kaya hatinya terbanh-terbanb kalo di wasap kamu. Mmmm. Tukan bahagia aku sederhana. Di wasap kamu aja seneng. Apalagi di bangunin sahur sama kamu. Hahaha.

Terus juni ini bapak jadi kaya om om centil gitu. Suka banguni sahur. Tapi banguninnya ngaco. Tapi jadi sayang bapak banget. Ciee bapaak nanti kalo anaknya dinikahin sama orang lain udah gabisa dijailin lagi ciee. Puaspuasin dulu ya pak jailin anaknya, mumpung belom jadi istri orang nih.

Juni ini banyak belajar hal-hal baru kaya nulis setiap hari di Blog meskipun banyak bolosnya ketimbang nulisnya. Nganu aku kan ujian jadi ga sempet yakaan. Kan belajar jadi ga sempet nulis di blog ngeles banget yakan kamu ay*. Tapi sebenernya itu bukan halangan loh. Sesibuk apapun sehari harus bisa nympetin nulis. Kalo mau nulis harus baca dulu yakan berati mau gamau sehari harus nyempetin baca. Jadi hikmahnya kalo mau nulis harus banyak baca. Kalo mau nulis tiap hari berati harus baca tiap hari. Okee Iqro nak, iqro.

Sebenernya nulis tiap hari ngga ribet kok. Nulis ngga butuh effort banyak yang penting ada niat. Niat macarin aku ada ngga bang? *apasihIni*. Meskipun dikatain sama ka isma ( ig : @ismafirliani ) iya mba-mba fapet ngehitz itu dibilang stoples kata jomblo tapi gapapa berawal dari dikatain jomblo siapa tau ntr tenar terus ad yg endorse skinny skirt warna abuabu *mau ini plis*. Dikatain jomblo ga bikin putus asa. Dikatain tulisannya menye, galau, gaboleh putus asa. Biarkan orang berkomentar apa sama tulisanmu yang penting kamu produktif nulis, meskipun tulisannya isi nya curhatan semua gapapa, yang penting nulis. *ngedemngedemin hati*

Katanya jangan pernah jadi kuatir orang ngga baca tulisan kamu, atau bahkan mengkritik tulisan kamu. Jangan malah jadi berhenti menulis. Karena menulis itu bisa membantumu untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Semacam belajar merangkai tutur kata kali ya. Karena nulis gacuma harus enak di baca tapi juga koheren. Cia.cia.cia.

Nah jadi ini Juni 2015. Bahagia. Seneng. Sedih. Bete. Ketawa. Gila. Semua jadi satu. Oh iya 30 juni menulis terakhir di #NulisRandom2015. Makasih yaa temanteman udah ngajakin nulis bareng. Sama mau ngucapin juga Happy birthday Rihadatul Aisy my beloved sistaa. Ciee 20 tahun. Adek masih teenager nih mba wkwk. Semoga kebahagiaan selalu memelukmu yaa sayangku. Jangan bobo terus kalo kuliah.

Dan ya jadi ini Juni ku. Lalu mana juni mu?.

Betewee besok udah Juli looh mas. Nganuu,
Terus kapan kamu mau peka sama aku maas? Ahaha.



Posted via Blogaway

Surat cinta untuk Jaket Biru dengan garis abu-abu #day29


Surat cinta untuk jaket biru dengan garis abu-abu.

Surat cinta untuk jaket biru dengan garis abu-abu.

Ter - untuk - kamu - jaket biru - kesayangannya.

Pasti menyenangkan bukan menjadi kamu?. Jaket biru yang selalu dibawanya kemana-mana.
Pasti bahagia bukan menjadi kamu yang dikenakannya kemanapun dia berpergian.
Ahh ya pasti menyenangkan menjadi kamu, karena menjadi teman terbaik baginya. Kemanapun ia pergi.

Hai jaket biru apakabar?. Aku rasa kamu sangat baik-baik. Karena dicintai begitu dalam oleh dia. Ah menyenangkan bukan bila kita mampu dicintai dengan baik oleh seaeorang yang kita cintai?. Aku harap kau tengah mencintainya dengan baik, dan bekerja dengan baik untuk menghangatkan tubuhnya. Jangan sampai dia masuk angin, atau aku akan jadi orang pertama yang paling kuwatir akan kesehatannya. Jadilah jaket yang baik yang mampu menghangatkan dengan baik.

Jaket biru, taukah kamu betapa irinya aku akan keberadaanmu. Betapa aku merasa jadi orang tidak berdaya yang terkalahkan oleh benda mati sepertimu?.

Betapa aku merasa jauh lebih tidak ada apa-apanya dibanding kamu. Kamu yang sudah diajaknya mendaki beribu-ribu mdpl. Kamu yang sudah diajaknya menapaki berbagai macam hutan yang ada. Dan kamu yang memeluknya erat ketika dia kedinginan di tengah hutan sana, di malam panjang, di balik terpaan angin diatas motornya.

Lalu aku?. Aku bukan apa-apa dibandingkan kamu. Betapa kamu harusnya merasa jauh lebih beruntung wahai jaket biru bergaris abu-abu. Betapa kamu harusnya mampu memberikan yang terbaik baginya. Karena kamu begitu beruntung mampu berada di sisinya kapanpun dan dimanapun.

Kalau kamu hilang dia pasti akan sedih. Bagaimana tidak nyatanya kamulah salah satu kesayangannya. Dibandingkan dengan aku yang hilang, dia tidak akan sedih. Boro-boro mencariku, menghawatirkanku saja dia tidak pernah. Dan sayangnya perempuan ini begitu pandai menghawatirkannya. Bukankah ini menggelikan?.

Jaket biru dengan garis abu-abu, bolehkah aku minta sesuatu darimu?.  Bolehkah aku minta tolong?. Tolong bekerja dengan baik. Hangatkan dia dengan baik. Nyamankan dia. Jangan jadi seperti aku yang kerap membuatnya marah. Kerap membuatnya tak mau mentap mataku lekat-lekat, kerap mereporkannya. Jangan menghilang, peluk ia dengan baik. Jangan menjadi yang seperti aku hobi sekali membuat dia bernada tinggi, membuat dia merasa terancam.

Jangan jadi yang seperti aku ya jaket biru sengan garis abu-abu. Nyamankan dia. Hangatkan dia. Bersamakan dia. Peluk dia erat-erat. Seperti aku yang memeluknya dengan beberapa helai rindu dan doa.

Ahhh yaa, bolehkah aku minta tolong satu kali lagi?. Bisakah kau tanyakam padanya, apakah dia mau memberikanku satu keaempatan lagi untuk menunjukan padanya bahwa aku benar-benar tengah berusaha menyayanginya dengan baik. Katakan padanya untuk jangan marah terlalu lama.

Bangun Sahur #day28


Udah ditinggal pulang sama pangeran beruang jadi jangan kebanyakan galau. Nanti kalo galau terus takut cepet mati.



Hhhaaaeeeeeee. Iyaa mau nulis yang ngga berat-berat lah ya.
Udah ditinggal pulang sama pangeran beruang jadi jangan kebanyakan galau. Nanti kalo galau terus takut cepet mati.
Kaya ayam yang dijelasin di slidenya ka isma.
Iya ayam galau ciri-cirinya ya gitu gamau makan, terus kurus, terus dia menyendiri terus mati. Terus gabisa di jadiin ayam hisana anu udah mati kan jadi ga halal ya kan. *terserah ay*
Nah sebenernya yang harus di teliti itu bukan proses kematian ayam galaunya tapi apa yang menyebabkan ayamnya jadi galau.
Semisal siapa tahu ayamnya ternyata kangen temennya terus galau. Atau mungkin ayamnya lagi friendzone-nan gitu sama temen satu kandangnya kan kita gatau. Karena satu kandang dan gamau merusak hubungam jadinya dia memendam perasaan terus galau, terus gamau makan yakan. Iya terserah kamu aja lah ay -_-

Jadi kali ini bukan mau cerita ayam kok. Ini mau cerita bapak.
Iyaaaa bapak lagi nggemesin banget masa -_-.
Ya Alloh punya bapak satu jailnya minta ampun. Gatau bapak kenapa jadi gini. Padahal dulu enggak kaya gini. Dulu boro-boro ngobrol sama bapak, ngomong ditelfon aja gapernah. Iya dulu sebelum negara api menyerang.

Yakan emang gituu, waktu dan jarak mampu merubah hati dan perasaan setiap orang. Bapak itu kaku banget. Iyalah namanya juga polisi, dididik keras dari muda. Ya pasti bakalan kaku gitu kan orangnya. Udah gitu bapak punya anak perempuan kaya aku yang gengsi nya selangit. Iyaa akumah apa mana pernah bilang sayang sama bapak. Seringnya bilang sayang kan ke kamu mas, *kemudian ingat kalau jomblo* hheu. Oke jadi ya gitu sebenernya saya sama bapak. Kita itu dua tipe orang yang naif. Tapi entah kenapa semenjak kuliah jauh, dan jarang ketemu malah jadi romantis.

Iyaa jadi beberapa hari ini bapak lagi hobi bangunin sahur lewat telfon. Terus banguninnya ngacooo -_-
Contoh yang waktu itu yaa
Bapak : sahuuur sahuuuuur, mbaaa banguun sahuuur!!!
Ai : iyaaaa udah bangun -_-
Bapak : loh udah bangun?
Ai : yaiyalah udah wong ini udah jam 4 -_-
Bapak : oh berati gagal ya mbanguninnya, ya udah besokbesok lagi. Hahaa
Ai : pak plis deh -_-

Terus yang waktu itu lagi
Bapak : amaliaaaaaa erlynandita puspa hapsari, ayo bangun sahuur!!!
Ai : iyeeeee, pak udh bangun
Bapak :perlu pake PLB gak?
Ai : gausah udah bangun kok -_-
Bapak : yah baru mau nyalain mercon
Ai : ngana bilang mau nyalain mercon? -_-

Dan yang paling ngeselin yang tadi pagi
Bapak : sahur, sahuur, mbaa banguun. Dicariin pacarnya tuh
Ai : hah apa pake acar
Bapak : kupingnyaaaa. Dicariin pacar!
Ai : hah pacar siapa?
Bapak : laah biar kamu bangun aja. Udh sana sahur!
Ai : hahhhhh apa coba maksudnya  -______-

Terus ya gitu bapaaak kan gajelas kaan. Tapi seneng. Tapi bahagiaaa. Di bangunin bapak. Meskipun cuma lewat telfon. Padahal kalo dirumah gamungkin bangunin sahur. Paling bangunin juga pipinya ditempelin sendok yang udah di masukin ke freezer. Hhe itu lebih nyebelin.

Tapi gabisaa maraaah. Karena seneng.

Jadi intinya puasa kali ini engga jonees kok. Karena ada bapak yang nelfonin bangunin sahur meskipun kamu ngga bangunin aku. Meskipun kamu ngga pekaaa aaaaaa. Meskipun kamu iya kamu pangeran beruang engga tau gimana aku pengen dibangunin sahur sama kamu hhhee. Tapi gapapa. Kan ada bapaak. Yang bangunin sambil ngeledekin terus hahaha.

Ehh iya pangeran beruaang, selamat sahur di kereta. Ada yang bangunin kan ya. Eh kamu sahur pake apa. Ehh atiati. Kalo udah sampe kabarin yaa.

Heeeeuuu sekarang jadi kangen bapaak. Coba tebak besok bapak bangunin sahurnya kaya gimanaa lagi yaa? :D

Kamu


Waktu itu hujan turun begitu lebat



Ingatkah kamu?
Waktu itu hujan turun begitu lebat
Membuat bajuku basah separuh.
Jaket birumu juga sudah sedikit basah

Aku mengeluh memaki hujan yang turun tiba-tiba
Lalu mengumpat diri sendiri karena lalai membawa jas hujan.
Aku? Terlihat begitu bodoh, manja, dan lemah.

Dipikiranmu pasti aku seperti anak mama yakan?
Terlebih kamu yang berlatarbelakang anak alaam.
Kita berbeda kan?.

Tapi kamu tidak mengejekku manja.
Kamu tidak meneriakiku cerewet.
Kamu hanya tersenyum menatapku yang terlihat heboh
Katamu waktu itu " cuma hujan air, bentar lagi bajunya juga kering. Lain kali dibawa jas hujannya ya"
Aku bungkam. Lalu merasa bersalah
karena bajumu jauh lebih basah

Kita berteduh di rumah warga. Aku masih terlihat kesal.
waktu itu kamu masih ingat sepatuku basah kan.
Dan kau ingat Aku makin kesal
Katamu sembari tersenyum " ngga papa besok juga kering "
Lalu aku diam menatapmu.

Kau tahu matamu menyimpan banyak hal. Aku seperti menemukan rumah disana. Ahh aku rindu mata itu. Mata yang lelah. Mata yang menyimpan berbagai macam rasa mata yang membuatku rindu dipeluk hujan.

Kita berbicara banyak hal waktu itu. Aku dengan ekonomi dunia. Kamu dengan mangrove yang baru saja kau eksplorasi. Aku mendengarkan dongengmu dengan khidmat. Kamu yang beberapa kali mendebat kondisi negara dari sudut pandangku.

Lihat pundak itu, terguncang mengikuti gelak tawa
Lihat rambut itu yang panjangnya melebihi alis mata
Lihat jaket itu, bolehkah aku menggantikannya?
Lalu lihat tangan itu, ijinkan aku menggenggamnya. . .

Oh tuan bolehkah aku bertanya sesuatu padamu..
Tuan apakah aku tengah benarbenar mencintaimu?
Atau aku hanya tengah kagum pada pria alam yang kini duduk dihadapanku?

Tuaan bersediakah kamu? Mengajakku berkeliling Indonesia. Mengunjungi hutan yang pernah kau singgahi. Atau sekedar menapaki puncak gunung tertinggi di daerahnya.

Oh tuan, bolehkah aku memimpikanmu mengajakku mendaki jabbal rahmah? Bersamaku, malam ini?

Ps : ceritanya ada yang lagi jatuh cinta. Terus menuliskan ini. Lalu menyisipkan beberapa kisah nyata wkwkwk. Jangan bapeer -_-



Posted via Blogaway