Bawang Goreng


Karena seharusnya sayangmu mampu bekerja seperti bawang goreng sayang, mampu melengkapi setiap kekuranganku. Seburuk apapun itu.

Karena seharusnya sayangmu mampu bekerja seperti bawang goreng sayang, mampu melengkapi setiap kekuranganku. Seburuk apapun itu.

Bagi saya bawang goreng itu merupakan salah satu hasil penemuan ajaib ibu-ibu jaman dulu dalam usahanya mem-per-enak masakannya. Karena tidak bisa dipungkiri bawang goreng selalu saja mampu hadir dalam kondisi apapun. Bawang goreng mampu saja menjadi pelengkap apapun jenis makanan yang ada. Mau itu dari masakan padang sampe masakan makasar. Meskipun saya belum pernah makan bawang goreng pake papeda, tapi saya yakin rasanya juga tidak akan terlalu aneh.

Bawang goreng mampu dengan kesederhanaannya melengkapi setiap makanan yang ada. Membuat aroma makanan menjadi lebih harum, atau membuat masakan jadi lebih terasa e n a k.

Saya mungkin salah satu pecinta bawang goreng. Dan saya ngga bisa makan nasi goreng tanpa bawang goreng. Entahlah rasanya seperti ada yang hilang. Dan semuanya selalu saja jadi perfect kalo ada bawang goreng. Dulu waktu kecil saya sudah sering ditinggal mama dan bapak pergi ke luar kota. Bisa ditinggal sampai dua atau tiga hari. Dan mama tidak pernah khawatir ketika meninggalkan saya dirumah sendirian. Biasanya mama juga sudah menitipkan uang ke tetangga untuk membuatkan saya makanan. Dan tetangga itu tidak pernah keberatan kalau dititipin saya sama mama. Katanya kalau ditanya

" kalau dititipin yayang itu seneng, dia makannya ngga ribet dikasih aja bawang goreng ntar juga diem".

See, sejak kecil bahkan bahagia ku selalu jadi sederhana. Meskipun ditinggal mama dan bapak keluar kota yang jauh tapi saya masih bisa hidup tenang ketika ada bawang goreng. Lihat betapa bawang goreng mampu menyederhanakan hal-hal rumit.

Lalu seperti itu aku ingin terlihat dimatamu sayang. Dengan seluruh kesederhanaanku, aku hanya ingin mampu jadi perempuan sederhana yang mampu membuat harimu jadi terasa lebih baik lagi.

Seperti bawang goreng aku ingin jadi pelengkap. Pelengkap yang mampu melengkapi apa yang kurang dari celahmu. Apa yang kosong dari hidupmu. Menyederhanakan hal-hal rumit dalam hidupmu seperti membantumu memutuskan pilihan ingin kerja dimana, menjadi RnD atau jadi Qc?. Akupun Ingin jadi perempuan yang nanti akan membantumu menjawab pertanyaan anak-anak kita kelak seperti "papah kenapa aku bisa lahir?", dan pertanyaan jebakan lainnya.

Aku ingin jadi perempuan yang selalu mampu membuatmu merasa ke-baik-baik-saja-an ketika aku ada. Disampingmu. Perempuan yang membuatmu percaya, bahwa bermimpi merupakan sesuatu yang menyenangkan. Dan kita tidak perlu berlari mengejarnya. Kita akan berjalan sambil sesekali menertawakan awan.


Ps : menulis ini diselasela kuliah ekonomi koprasi. Lalu kangen nasi goreng mbah tuo yang dulu jualan di perempatan a.yani. nasi goreng kesukaan saya sama bapak. kalau habis makan disitu pulangnya selalu lewat sma 2, terus di depan situ selalu bilang, "besok yayang sekolah disini ya pak" dan terkabul!. See bermimpi itu mudah sayang :)

Tidak ada


Percayalah sayang kita akan bermimpi sebagaimana mestinya, karena aku takkan membiarkanmu menjanjikanku hal yang tak dapat kau tepati - ai

Percayalah sayang kita akan bermimpi sebagaimana mestinya, karena aku takkan membiarkanmu menjanjikanku hal yang tak dapat kau tepati - ai

Tidak ada yang lebih menyenangkan dari memiliki seseorang yang dengan sabarnya mendengarkan seluruh ocehanmu setiap kamu butuh di dengarkan. Dia yang dengan sabar mendengarkan ceritamu tentang betapa menyebalkannya teman-temanmu yang lupa mengumpulkan materi presentasi atau dosenmu yang lagi-lagi memergokimu tertidur dikelas. Bagaimana dia membuatmu terus tertawa ketika harimu jauh dari kata menyenangkan.

Tidak ada yang lebih membahagiakan dari memiliki seseorang yang dengan kehadirannya mampu membuatmu merasa jauh lebih lega. Senyumnya yang tidak hanya menawanmu, tapi juga mencerahkan harimu yang kerap temaram. Nasihatnya yang membuatmu yakin bahwa setiap masalah selalu punya jalan keluarnya.

Tidak ada yang lebih patut di syukuri ketika kamu memiliki seseorang yang meskipun sudah berkali-kali kamu menceritakan hal yang sama dalam hidupmu, lalu dia berkali-kali berpura-pura dengan antusiasnya mendengarkan ceritamu. Seperti baru pertama kali mendengarkannya. Meskipun terbayangkan betapa membosankannya hal itu, tapi dia terus bertahan. Hanya untuk mendengarkan cerita lucumu demi melihat senyum yang mengembang diwajahmu.

Tidak ada lagi yang aku inginkan selain kamu. Yang selalu mampu menjadi sesosok pelipur dari hari yang temaram. Yang senyumnya bukan hanya sekedar senyum tapi juga terang ketika hariku jadi tak sederhana. Yang hadirnya selalu mampu membuat aku percaya bahwa mimpi-mimpiku menjadi jauh lebih mudah untuk digapai.

Karena bersamamu bermimpi jadi jauh begitu menyenangkan sayang.

Teruslah ada dan jangan kemanamana - falafu


Ps : menulis ini di selasela menghela nafas di atas secangkir teh hangat. Bogor sepertinya sudah lama tidak hujan(lagi)

Random


Conversation di whatsapp malam ini bersama sahabat kesayangan



Conversation di whatsapp malam ini bersama sahabat kesayangan
Ai : yagitu fiii, intinya dia ngga ngijinin aku untuk mengembangkan perasaan itu
Fian : mungkin dia ngga mau ambil risiko
Ai : mungkiin
Fian : yaudah sih lupain
Ai : ga semudah kaya ngilangin bisul sihyaa
Fian : Dianya sendiriloh yang gak mau disukain takut nanti kmunya sakit hati. Ituhh udah menegaskan klo dia cwo yg ga mau berjuang dari awal dan gak pantas. Udahh gituhh ajah. Tinggalin
Ai : tinggalin fiiy?
Fian : iya. Sekarang juga,

Jadi, untuk apa membersamai orang yang memang tidak mau dibersamai. Untuk apa mencoba mengiringi langkah kaki yang bahkan tidak mau berjalan beriringan. Jangankan beriringan, jalan kita memang berbeda bukan?.

Dan ya memang tidak semua perasaan baik untuk di ungkapkan. Ada beberapa yang lebih baik di pendam. Bahkan ada beberapa yang lebih baik di lupakan. Karena tidak semua perasaan baik bagi dua orang. Begitu kan kata ka gun.

Juli ini, seperti dibangunkan oleh alarm dari mimpi indah. Mimpi atau ilusi yang kubangun akan kita. Bahwa semuanya tengah berjalan selayaknya cinta bekerja. Namun kebaikan dan ketulusanmu ternyata hanya oase di gurun pasir. Aku tengah dehidrasi, dan melihat danau kecil dikejauhan sana. Ketika ku dekati bahkan tak ada setetes pun air .
Lalu begitu selanjutnya ilusi membutakan mata.

Aku - kamu - kebaikanmu - harapanku - kenyataan.

Semua seperti adonan kue dalam sepotong roti kehidupan. Kamu bisa memilih untuk menghiasinya dengan cream warna pink, merah biru, atau putih, atau membiarkannya polos tanpa hiasan.
Seperti itu rasa ini seharusnya bisa bekerja, menanggapi kebaikanmu dengan apa. Karena tak semua kebaik-baikan bisa dihiasi dengan cinta. Karena tidak semua kenyamanan bisa berarti cinta.

Karena tidak semua yang terlihat dan terasakan di waktu paling dini bisa diartikan dengan kasih sayang. Karena sayang butuh waktu untuk membuktikannya. Apakah iya benar danau di padang pasir, atau hanya sebuah ilusi atas sebuah harapan dari hati yang kesepian.

Ai, ayo bangun. Keretamu sudah mau berangkat lagi. Mari tinggalkan stasiun pemberhentian yang satu ini.

Merelakan


Tidak ada yang sederhana dari merelakan. Ketika kenangan yang membekas membuat kita sadar bahwa ada banyak hal dan waktu yang ternyata sudah dihabiskan bersama.

Tidak ada yang sederhana dari merelakan. Ketika kenangan yang membekas membuat kita sadar bahwa ada banyak hal dan waktu yang ternyata sudah dihabiskan bersama. Ternyata ada banyak senyum dan air mata yang disebabkan karnanya. Ternyata ada banyak tenaga dan peluh yang dikeluarkan untuk menunggunya.

Karena merelakan tidak sepenuhnya mudah. Merelakan sesuatu yang begitu diinginkan. Merelakan cita-cita yang sudah terlanjur tergantung, tapi ternyata tidak begitu mudah untuk di wujudkan. Yanh selanjutnya membuat merelakan menjadi tidak mudah dilakukan.

Kalau saja merelakan itu mudah. Maka manusia tidak akan mengenal apa yang disebut dengan perjuangan dan pengorbanan. Jika merelakan itu semudah itu. Maka tidak akan ada kisah cinta romantis. jack dan rose dalam titanic tidak akan menjadi kisah maha dahsyatnya  cinta yang terus di agung-agungkan manusia.

Karena merelakan tidak pernah menjadi se mudah itu. Merelakan tidak akan menjadi sederhana. Karena nyatanya ada banyak perasaan yang harus dikorbankan. Sudah banyak waktu yang terbuang untuk hanya sekadar memastikan dan menentukan. Tetapkah berjalan maju atau berhenti dan mundur perlahan.

Karena nyatanya merelakan bukan perkara sederhana. Ada banyak hal yang harus di ikhlaskan. Ada banyak waktu yang terbuang, dan ada banyak hati yang dikorbankan untuk mampu melepaskan apa-apa yang ternyata tak tergapai lengan.

Ps : teruntuk sahabatku di belahan timur jawa. Oh sayang segeralah berdamai dengan dunia. Merelakan memang bukan perkara mudah. Tapi percayalah kamu terlalu berharga hanya untuk menunggu pria menye yang bahkan tidak mampu yakin dengan perasaannya sendiri. Ikhlas itu tentang waktu maka siapkanlah telapak tangan yang terbuka untuk mampu melepaskan apa-apa yang tak dapat dimiliki. Lalu bersiap untuk menerima sesuatu dengan tangaan terbuka itu. Katanya untuk masalah patah hati, perempuan akan sembuh dengan menerima hati yang baru. Maka, Bersiaplah untuk mendapatkan yang baru!.