Payung Teduh #Day8


Entah sejak kapan jatuh cinta pada indie band ini.

Entah sejak kapan jatuh cinta pada indie band ini.
mungkin sejak SMA kelas 11. saya bahkan lupa bagaimana bisa bekenalan dengan grup Band ini.
rasanya seperti baru saja ditemukan pada sebuah takdir.
takdir yang membawa saya pada jatuh cinta yang begitu dalam.
oh sh*t. i always hated my self for to easier fall in love with something.

Payung Teduh mendengarkannya di kali pertama rasanya seperti jatuh cinta dengan mata yang buta.
karena saya hanya mendengarkan lagu mereka. tanpa melihat wujudnya seganteng apa pemain musiknya.

ahh waktu itu yang saya tahu saat pertama kali mendengarkan "ku cari kamu" saya tengah tertambat. sudah dicuri hatinya dan dibawa melayang kedalam lantunan musik folk yang membuat hati saya hangat.

jatuh cinta memang semudah itu kan sayang?. kamu tidak perlu sungkan-sungkan tersenyum atau merasa hangat di hati. biarkan rasa itu menjalar dan membuat otot di sekitar bibirmu menarik dua sudutnya. 

seperti semudah itu jatuh cinta pada hangat genggaman tanganmu, tidak perlu menatap siapa pemiliknya, aku selalu saja mampu merasa hangat bila berada di dalam genggamannya. begitu nyaman, hingga aku bisa saja gila bila lama tak tergenggam.

you can find payung teduh here, kalau ini video corner favorited saya
https://www.youtube.com/watch?v=kvk7EDv-HeY


mas, jadi kapan kamu mau ajakin ai nonton ini?. supaya nanti kamu tau bagaimana rasanya jatuh cinta pada genggaman tanganku.
*ngomong sama masmas yang jualan batagor di bara*
baru inget ternyata jomblo ahahahaaaa. :")

Titik yang Tidak Ada di Peta #day 7


Seperti berada di sebuah titik yang tak ada di peta



Seperti berada di sebuah titik yang tak ada di peta
Mencarimu seperti meniti satu per satu kota yang ada di bola dunia.
Tapi entah kenapa kamu tak kunjung kutemukan sayang.

Seperti berada di sebuah titik yang tak ada di peta.
Menunggumu terasa seperti sudah separuh abad lamanya
Tapi kamu tak kunjung datang sayang.
Bahkan disaat aku mulai merindu

Seperti berada di sebuah titik yang tak ada di peta.
Memimpikanmu terkadang membuatku enggan bangun dari tidur
Beberapa kali bahkan membuatku telat bangun sholat subuh.
Ah perempuan ini masih butuh untuk dibangunkan supaya sholat subuh tepat waktu. Mungkin kamu bisa membantunya?

Seperti titik yang tak terlihat di peta.
Sekasat matakah itu kamu sayang?.
Se tak terlihat itukah kamu sayang?
Hingga aku bahkan kesulitan untuk menemukanmu.
Membuatku harus menahan nahan rasa rindu ini sendirian.

Tengah berada dimana kah kamu sayang?.
Apakah kamu juga berdiri di kota yang sama denganku?
Atau kamu masih disana?
Di titik yang tak da di peta?.
Di tempat yang aku tidak tahu?.

Tuhan memang romantis bukan sayang?.
Dia menyembunyikanmu disana. Di titik yang tak ada di peta.
Di titik yang bahkan hanya bisa ku ketahui nanti dari ceritamu.

Dan kita pun tidak akan pernah tahu bukan sayang?
Di titik mana kita akhirnya bisa berjumpa.
Di pertemuan kita nanti, entah yang pertama atau kesekian kalinya.
Di titik itu, kita akan berjumpa,
Aku terpesona Dengan senyumanmu yang mampu membuatku susah bernafas. Dan kamu, tak dapat berpaling dari tatapan mataku yang membuatmu insomnia.

Segeralah datang sayang,
Di titik yang tuhan sudah siapkan nanti.
Di waktu yang tepat.
Di tempat yang tepat,
Di titik yang tak ada di peta...

Lalu, apakah kamu tengah menerka-nerka, di titik manakah aku tengah berada sayang? .
Karena Aku masih disini, di titik yang tak ada di peta dunia.
Tapi percayalah kompasmu tengah mengarahkanmu kesini,
Karena hati tidak pernah salah memilih arahnya.

Aku masih merindukanmu. Disini, di titik yang tidak ada di peta.


Ps : eh seriusan ini dramaga ga ada tau di peta. Semoga kamu ga nyasar ya nyari aku kesini, kalo bingung pokoknya tanya supir angkot. Kalo ngga ikutin angkot 03 atau 02 dari istana bogor terus sampe laladon naik angkot kampus dalam ya. Kalo bingung pokonya nanya orang di jalan. Atau ga pake google map aja. See you babe. Mwach.

Real(ity) #day6


Because sometimes reality ruin your life.

Because sometimes reality ruin your life.

Kenyataan adalah yang benar-benar nyata ada di sekitar kita.
Bukan yang banyak tersalurkan dari media sosial. Bukan yang terpampang dalam androidmu tapi semua yang berjalan di sekitarmu.

tidak semua kenyataan berjalan seperti Apa yang sudah kita harapkan. Contoh kecilnya adalah, niat baik.
Secara normatif niat baik seharusnya mendapatkan tanggapan yang baik juga. Tapi kenyataannya. Manusia jaman sekarang memang lucu kan?. Tidak semua niatan baik selalu dapat respon yang baik pula.

Tidak semua yang kita fikir merupakan hal baik
Juga merupakan hal baik di mata orang lain.

Setiap orang punya nilai kebaikan yang berbeda. Nilai kebaikan yang memiliki standar operasionalnya masing-masing. Tidak semua yang buruk, terlihat buruk di mata orang lain. Tidak semua yg baik terlihat baik di mata orang lain. Nilai relatif membedakan persepsi banyak orang. Lain kepala lain pengertian.

Itu kenapa pebedaan persepsi manusia menjadi ancaman yang jauh lebih mengerikan dari pada ledakan nuklir.

Itu kenapa saya beberapa kali jadi jauh menjaga diri, menahan diri. Karena tidak semua yang dikeluarkan dari pikiran orang lain, satu nada seperti apa yang jaringan otak kita terima. Itu sebabnya saya juga jadi sering mencerna berkali-kali untuk menanggapi atau memahami pikiran orang lain.

Lalu, bagaimana jika niat baik kita tidak mendapat tanggapan yang baik dari lingkungan?. Setiap orang pasti pernah mengalami ini. Rasanya pasti ingin meledak. Ingin marah. Tapi tidak bisa.

Kuncinya cuma satu. Ikhlas.
Ketika kita berniat baik, ingat saja bahwa kamu tengah menabung dalam sebuah tabung gas. Yang suatu saat tabung gas itu bisa membantu kamu ketika kamu kehabisan oksigen.

Ketika kita berbuat baik, atau berniat baik. Percayalan tabung gas mu tengah terisi oleh oksigen. Satu buah kebaikan akan dibalas oleh ribuan oksigen. Kamu memang tidak butuh oksigen itu sekarang. Namun suatu saat nanti ketika kamu kehabisan nafas, tabung itu siap digunakan untuk menyambung nafasmu.

Sama seperti berbuat baik. Niat baik kita tidak akan berbuah detik itu juga. Tuhan punya proses lain menginvestasikannya di langit-langit. Dan menghadiahkan padamu di waktu yang tepat. Iya diwaktu yang kau sering sebut sebagai sebuah "keberuntungan".

Karena semuanya selalu punya waktu terbaik untuk dikembalikan. Begitu juga sebuah niat baik.

Saya tengah berusaha, begitu keras untuk berbuat baik pada banyak orang. Berbuat baik tidak pernah merugikanmu. Berbuat baik membuatmu merasa jauh lebih ringan. Ketika kita mampu membuat orang lain  merasa lega dengan kehadiran kita dengan berbuat baik, maka kamu sudah menjadi manusia yang tidak hanya punya sekedar nama, tapi juga atitude, dan hati. Dan tentu saja perbuatan baik, selalu diawali dengan niat yang baik. Meskipun terkadang saya juga sering kehabisan niat baik jika bertemu dengan orang yang membuat saya merasa kebaikan saya itu sia-sia. Tapi, saya selalu ingat ketika berbuat baik, kebaikan itu tidak dibalaskan di detik itu juga. Tapi dibalaskan di waktu yang tepat.

Because being kindn is like filling a cup, you can enjoy it, when the cup is full.

Co pilot mu #day5


Kelak ketika kita bersama kamu akan berperan menjadi seorang pilot. Dan aku? Aku siap mendampingimu di setiap penerbanganmu. Duduk di sampingmu.



Kelak ketika kita bersama kamu akan berperan menjadi seorang pilot. Dan aku? Aku siap mendampingimu di setiap penerbanganmu. Duduk di sampingmu. Mematuhi seluruh perintahmu. Dan kita akan bekerja bersama-sama menerbangkan mimpi-mimpi kita.

Suatu saat nanti. Ketika waktunya telah tiba kamu yang selama ini ku cari-cari dan ditunggu. Kita akan samasama mencoba menerbangkan mimpi kita. Mimpi ku-mimpi mu- mimpi anak-anak-kita-kelak.

Kau akan mengambil peranan sebagai pemimpin penerbangan kita. Pilot yang gagah berani. Pilot yang bijaksana di berbagai risiko. Pilot yang siap mengantarkan orang-orang yang ia cintai kemanapun mereka mau.

Kamu jangan khawatir. Karena kamu tidak akan terbang sendirian sayang. Bersamaku kita akan mengrungi samudra, benua, dan menusuri langit biru. Aku akan duduk disampingmu sebagai co Pilot. Kau yang akan memutuskan segala kebijakan dan risiko yang akan kita ambil. Dan aku yang akan mengeksekusinya. Kita akan bekerja lebih baik dari team manapun.

Kau takan meragukanku. Kau tidak akan mengambil alih pkerjaanku. Kau begitu mempercayaiku. Meskipun aku seorang wanita, kau tidak pernah merebut peran yang memang sudah semestinya aku jalankan. Peran seorang copilot yang selalu mendampingimu. Mengingatkanmu ketika kau salah, memberikanmu masukan ketika kau bingung, dan menenangkanmu ketika kau marah.

Kita akan menerbangkan mimpi kita kelak. Menerbangkannya menuju ke seluruh tujuan. Hingga ujung dunia sekalipun.