Welcome June


Sedang mempersiapkan semangat untuk melawati bulan terakhir di semester empat. Astaga semester empat. Ai kamu sudah tua. Hha!

Hap hap hap hap hap.
Sedang mempersiapkan semangat untuk melawati bulan terakhir di semester empat. Astaga semester empat. Ai kamu sudah tua. Hha!.
Iyaa 2015 ini terasa begitu cepat. Terlalu banyak cerita yang harusnya mampu dimasukkan kedalam kapsul. Masa lalu yang mampu memberikan banyak pelajaran. Dan memang harus dibelajari. Om tedjo dulu pernah bilang, masa lalu ada untuk di tengok sekali-kali dan dipelajari. Bukan untuk disesali.

Apapun yang sudah terjadi di bulan mei. Semua pasti memiliki kekhilafan, dan makna dibaliknya. Mei yang begitu jatuh bangun. Mei yang miserable. Tapi mei juga yang membahagiakan. Mei yang buat saya senyum-senyum tiap malam. Jadi mei ini?. Ah banyak yang harus disyukuri di bulan mei. Dari air mata, jatuh dari motor, diantar kamu, nengok tengah malam kerumahsakit, dan jatuh cinta, wawancara beasiswa, gagal pulang sampe kesampean pulang.

Ahhh ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih untuk bulan mei. Terimakaasih atas banyak makna yang diberikan. Banyak pengalaman yang di sodorkan. Terimakasih. Semoga mampu bertemu mei 2016. Semoga mei yang akan datang masih sama baiknya.

Lalu ingin mengucapkan selamat datang pada bulan Juni 2015. Halo!. Kamu masih sama ya masih bebunyi juni. Semoga rasamu tidak senanonano tahun kemarin. Jadi juni yang baik. Yang sebaik Mei. Jadi Juni yang Manis. Jadi Juni yang penuh cinta.

Mari Juni kita isi setiap harimu dengan tawa. Mari kita isi Juni dengan semangat. Dan tentu saja sukses UAS.

Juni ini mungkin akan mencoba ikut menulis bareng nulisbuku di #NulisRandom2015 nanti kalo saya absen sehari, saya akan menghukum diri saya untuk membelikan orng lain 1 buah ice cream alfamidi. Hahaha okee hukuman yang setimpal. Jadi mari menulis lagi setiap hari.

Ps : revolusi Juni 2015. Stop wishing nd start doing. Doing to be slim. Excercise more!. 65kilos to go pfft. Than success final exam. And than write more!. Fight sist.

Daddy little girl


"bapak, have i said it to you?. Even if i have a prince one day. You will be my handsome king ever. "

" bapak, have i said it to you?. Even if i have a prince one day. You will be my handsome king ever. "

Jadi ceritanya, bapak kayanya mulai mencium bau-bau kalau anak perempuannya ini udah dewasa *tsaaah*. Iyaa jadi ceritanya bapak tetiba iseng nanya, tadi lewat BBM

Bapak : yayang lagi apa?
Aku : lagi survei pak di gunung
Bapak : oh, sama siapa?
Aku : sama temeen pak,
Bapak : temennya perempuan atau laki-laki?
Aku : perempuan pak... yakalii -_-
Bapak : ohhh, eh yayang udah punya pacar ya sekarang?
Aku : paaak, ngelawaaak yaaa? --____--

Liat tuh mas wahyuu, masa bapak sekarang jadi hobi kepo-kepo ke aku. Kalo kamu masih ada disini harusnya yang kepo itu kamu. Harusnya kamu njagain adekmu ini biar ga gampang jatuh hati. Tapi kamu malah pulang duluan. Tapi aku yakin kamu pasti ngeliatin aku dari atas sana. I believe it broo..

Sebenernya ini antara geli sama seneng. Tumben banget bapak kepo. Padahal ya dulu jaman SMA, mau main sama cowok ga akan ditanyain. Duduk sebelahan berjam-jam ga akan pernah ngobrol.
Iya mungkin ini karena jarak yang memisahkan kita.

See, jarak itu selalu mampu mengajarkan banyak hal, terkadang kita perlu untuk menjauh supaya mengerti apa yang disebut rindu.

Iya mungkin bapak kangen sama princessnya.
Singkat cerita bapak ini sepertinya lagi ikutan galau karena princessnya galau. And he conclude that his princess were fall in love with someone raith now.

Ga salah sih, cuma geli ajaa masa bapak tiba-tiba jadi hobi kepoin anaknya. Cuma ya lucu juga sih. Ga pernah di kaya giniin sama bapak sebelumnya. Biasanya yang ngepoin paling mas adit, mas risang, sama ari.

Bapak, gimana kalo yayang benar-benar  jatuh cinta pak?.

Dia bukan pria sempurna pak. Karena aku tidak ingin punya pria yang sempurna. Cukup dia yang mampu membahagiakan aku, mampu membuat aku tertawa lepas, mampu membuatku menjadi diri sendiri di hadapannya. Dia tidak harus punya IPK tinggi. Dia hanya perlu menyayangi ibunya dengan baik. Karena dengan begitu ia mampu mencintai perempuan lain sebaik itu pula.

Iya karena anak perempuanmu ini juga tidak sempurna pak. Anakmu cuma bisa begini, marah ketika pe em es, ngambek kalau di cuekin, suka tidur kalau naik motor. Kamu tau kan pak aku bahkan sering ceroboh memecahkan gelas, atau lupa menaruh barang di tempat semulanya.

Maka dari itu pak, dia tidak harus sempurna. Karena bersama dengannya, aku mampu menyempurnakannya, dan begitu sebaliknya.

Bapak bagaimana kalo anak perempuanmu ini jatuh cinta?.
Apakah kamu mampu membiarkan aku mencintai pria ini pak?.

Pak anak perempuanmu sepertinya benar-benar tengah tertambat hatinya.

Ps : kamu tidak harus jd super tampan. Karena buat saya mau seganteng apapun kalo solat tepat waktu saja lalai, gimana dia bisa bertanggungjawab akan hidupku setelahnya?

Bahagiamu, kepentinganku.


Bahagia yang luar biasa itu ketika, kebahagiaan kita menjadi kepentingan seseorang.

Bahagia yang luar biasa itu ketika, kebahagiaan kita menjadi kepentingan seseorang.

Bahagianya ai itu sederhana kak...
Kamu tidak harus lari jungkir balik, ngelawak sambil kayang, atau belikan aku satu truk coklat untuk membuatku bahagia.

Bahagiaku cukup, kamu mampu untuk selalu ada disini.
Menggenggamku ketika aku tidak yakin.
Menyemangatiku ketika aku terpuruk
Mengingatkanku ketika aku salah.
Menyiapkan masa depan kita berdua.

Bahagiaku sederhana kakak...
Kamu tidak harus cukup tampan untuk membuat aku senyumsenyum buaya.
Kamu tidak harus cukup kaya, supaya mampu mengajakku makan malam di kafe mewah.
Kamu tidak harus cukup pintar. Karena aku pun tertarik untuk menertawakan awan dari pada rumus alkali tanah.

Bahagiaku itu mudah kak,
Kamu cukup duduk disampingku berjamjam. Tak perlu bicara, atau mengoceh panjang lebar. Hanya dengarakan saja aku yang tengah marah-marah ini.
Kamu cukup mengajakku makan di warung lamongan. Aku cukup makan nasi telor penyet pake kubis yang digoreng.
Kamu cukup mengajakku keliling kota, atau pergi ke gedung tertinggi di kampus kita melihat bintang-bintang diatas sana.

Bahagiaku? Bahagiaku itu cukup kak. Cukup Melihat kamu bahagia. Dan menjadi alasan atas kebahagiaanmu itu. Cukup kak. Cukup membahagiakanku.

Ps : lagi galau. Lagi berantakan. 2 minggu ini udh kaya zombie. Tiap malem kerjaannya nangis. Tiap malem kerjaannya marahmarah sama diri sendiri. Lagi capek. Ingin pulang kerumah. Bogor, pulangkan aku ke ibu bapakku sebentar. Aku butuh piknik. Cobaaa, masih adakah orang yang seperti itu. Yang bahagiaku merupakan kepentingannya. Oh tentu saja msih. Masih ada bapak kok. Yang selalu berusaha membahagiakan anak perempuan satu-satunya ini. Iya Ingin pulang sekarang. Bapaaaak yayang capek. :"(

Daendra


Namanya Deandra. Perempuan centil, paling bawel, paling heboh yang suka rusuh. Matanya sipit, bulu matanya lentik. Hidungnya tidak mancung.
Ff ini ditulis untuk mengikuti sayembra FF2in1 bersama Nulisbuku.com dan twitter @nulisbuku
Kaesang,
Namanya Deandra. Perempuan centil, paling bawel, paling heboh yang suka rusuh. Matanya sipit, bulu matanya lentik. Hidungnya tidak mancung. Bahkan pipinya sangat cubby. Tapi siapa yang tahu, perempuan di depanku inilah yang telah mencuri hatiku.
Deandra, ocehannya yang selalu terdengar seperti repetan petasan di telingaku, "kaesang kamu tuh ya kalo misalnya naik motor tuh pake jaket, badan cuma satu tuh harusnya di sayang-sayang". Meskipun terkesan bawel, dan suka ngomel-ngomel aku tahu bahwa Deandra sebenarnya begitu memperhatikan aku. Ah Deandra anda saja kamu tidak tahu busuknya aku, atau kita tidak menjadi friendzone begini apakah kamu masih mau dengan pria paling pengecut di dunia ini de?.
Aku begitu ingat, perempuan yang cukup manis, meskipun tidak secantik pevita pearce, yai yalah pevita perce cantiknya parah banget, mana mungkin kamu bisa nyaingin dia de, tapi de asal kamu tahu, pevita pearce gapernah bisa bikin hatiku adem kaya kalo lagi sama kamu. Peremouan inilah yang bisa mendekatkan aku lgi pada tuhan. Deandra yang pernah bilang "pria kalo ngga bisa nepatin kewajibannya sama tuhannya gimana coba dia mau nepatin janji dia ke perempuan yang dia suka sang. Ah pantes aja kamu jomblo ngenes gini". Ucapnya acuh. Deandra memang begitu caplas-ceplos. Bagi dia tidak ada toleransi untuk menjadi tawakal. Ya itulah deandra, kalo tidak seperti itu bukan deandra namanya.
Seperti yang kita lakukan sekarang de. Matanya mentap wajahku lekat-lekat. Aku yang tengah menyembunyikan gugup hanya pura-pura menyedot-nyedot isi teh kotak ku. Lalu dengan gatelnya Deandra merebut teh kotak yang memang sudah kosong itu
"KAESANG. LIHAT DEH SUDAH JAM 11.30. Sebentar lagi itu Sholat Jum'at sanah mandi kek, apa kek, siap-siap kek. Laki-laki yang sholeh itu jam segini udah cakep pake koko terus siap-siap berangkat ke masjid sang."
" iyeee baweeeel amat sih ndut, ini gue mau berangkat. Orang udah bawa koko juga kok di tas week". Jawabku lalu mencubit pipinya. Ahh pipi Deandra memerah. Lucu. Menggemaskan.
Dia tepiskan tanganku, lalu membenahi krudungnya yang juga ku acak-acak. "Ahhhh esaang, Yaudah sana sholat jum'at dulu biar ganteng".
"Eh sholat jum'at itu bukan buat ganteng. Tapi untuk menunaikan kewajiban sebagai pria, " jawabku, "dikutip dari Deandra 2015".
Lalu kulihat senyum di wajahnya mengembang. Ah dia pasti senang aku mengingat segala petuahnya. Ah deandra, andai saja kita bisa lebih jujur satu sama lain mengakui perasaan diantara kita.
Deandra, lagi-lagi nama itu yang teringat. Wajah itu yang terbayang. Hatiku selalu saja mampu berdegup kencang jika dia sudah berjalan di sampingku. Perempuan itu selalu punya banyak cara membuatku terpaku padanya. Kali ini aku tersenyum-senyum banci. Sampai bapak-bapak disebelahku melihatku keheranan. Karena khutbah jum'atnya memang tidak lucu. Tapi wajah deandra sangat lucu.
Dia memang tidak se perfect putri Indonesia yang kalau jalan harus pake sapatu haknya 10 cm. Aku bahkan takut kalo harus membayangkan deandra pakai hak 10 cm, bisa-bisa dia menancapkan haknya ke kepalaku kalau dia sudah mulai kesal. Dia memang tidak se ayu mojang di kampusku. Siapa namanya citra, atau marina, alah pokoknya namanya kaya produk handbody. Tapi Deandra mampu menghipnotisku dengan semua kata-katanya, cerita ajaibnya, keluarganya yang sangat lucu, dan juga ketulusan hatinya.
Bagaimanapun juga Deandra sangat pantas untuk dicintai. Bahkan di perjuangkan. Ah deandra, mau sampai kapan lagi de kita begini. Terus menipu diri masing-masing?. De masihkah kamu pura-pura buta bahwa aku begitu mencintaimu?.
Deandra
Kaesang, aku membunutinya hari ini. Menemaninya pergi ke masjid dekat kampus, memastikannya ikut sholat jum'at. Sembari menunggunya aku menyempatkan ikut keputrian di aula masjid. Ah kaesang sejak kapan kamu mampu membuat aku degdegan seperti ini. Ini memalukan kaesang. Dan ya bagaimana mungkin. Bagaimana mungkin kamu mampu jatuh cinta padaku. Bahkan disaat kamu mampu mendapatkan Tiara Mojang kampus kita yang cantik dan tergil-gila padamu. Dan aku?aku disini seperti punuk. Punuk yang terlalu merindukan bulan. Iya kamu bulannya sang. Kamu yang tidak mungkin aku miliki. Kamu yang tidak mungkin jatuh cinta pada punuk ini. Tidak mungkin sang. Tidak mungkin.
Bukankah aku harusnya bersyukur, bisa berada sedekat ini denganmu. Punuk ini seharusnya tidak minta lebih darimu. Sudah cukup sang, bisa menamanimu sholat jum'at atau sekadar mengingatkanmu untuk sholat 5 waktu. Ini terlalu cukup. Punuk ini seharusnya bersyukur ya kan sang?

Posted via Blogaway