Surat Cinta untuk Superman


Terkadang melepaskan seseorang akan jadi begitu mudah disatu waktu. Dan begitu sukar di waktu yang lain.

                                              Pitc from tumblr
                                 I'd blew you like my dandelions
Terkadang melepaskan seseorang akan jadi begitu mudah
disatu waktu. Dan begitu sukar di waktu yang lain.
Rindu dan benci itu begitu tipis bahkan setipis benang jahit.
Sama sampai di pagi ini, hri ke 72 setelah tnggal 14 januari.   Mengikhlaskanmu adalah pkerjaan terberat.
Tidak jrang beberapa kali kamu mampir dalam mimpi.
Kenanganmu terkdang masih sering
menggantung beberapa kali.
Tapi percayalah aku mampu.
Mampu untuk jauh lebih ikhlas.
Hey lihat aku bahkan mampu mencintai orang lain dengan baik. Contohnya mencintai bapak. Aku belum pernah se sayang ini dengan bapakku. Tp selepas kepergianmu,
aku jadi selalu ingin menjaga satusatunya sosok pria
yang tersisa yg masih ku miliki.
Dan pagi ini pukul dua pagi di hari ke 73
jika bilanganku tidak salah.
Aku tak bisa terpejam sedikitpun.
Dan mulai merindukanmu. Aku tahu ini buruk.
Bahkan sngat buruk. Namun apakah aku salah bila
merindukanmu di satu waktu. Ah kamu.
Rasanya sudah lama sekali seperti tidak pernah
bicara denganmu lg. Ini terasa begitu canggung dan kaku.
Memang begitu adanya bukan?.
Sesuatu yg pernah pergi tidak akan kembali seperti sediakala kan.
Hhey, Jangan tanggapi ini dengan serius.
Aku hanya sedang merindukan kamu.
Lalu sepertinya doa terbaik masih belum bisa melunasinya.
Makanya kutuliskan ini untukmu.
Jangan terlalu ditanggapi dengan hati. Anak perempuan ini hanya sedang rindu kaka lakilakinya. 
Hee apakah ini seperti menabur dosa lagi?
Apakah aku salah bila kubilang kangen kamu?.
Semoga aku tidak salah dengan perasaan ini.
Jika memang salah maka aku akan menguhukum diriku bila merindukanmu lagi nantinya. Ah semoga ini rindu yg terakhir.
Ahh semoga ini insomnia terakhir yang terjadi
karena kelewat kangen kamu. Iya begitu superman,
anak ini hanya sedang tidak bisa tidur bahkan
hampir di sepertiga malamnya.
Semoga selepas membacanya kamu pun mengerti
terkadang mengikhlaskan itu bukan hal sukar,
namun juga bukan hal mudah krena terkadang rindu mampu menghancurkan benteng yang sudah dibangun berhari-hari
bahkan bertahuntahun.
Hey tenanglah..
Aku tengah belajar menjadikanmu kenangan. Awalnya memang sukar. Bahkan beberapa kali tidak terima dengan keadaan ini. Tapi percayalah aku tengah belajar banyak dari yang satu ini. Bahwa apaapa yg belum mampu dijangkau, boleh jd ada lara yang tertinggal, pun air mata yang masih sering jatuh, hanya waktu yang akan mengobatinya.
Lihat anak kecil ini sekarang sudah lebih pandai menghibur diri. Menulisnya sudah mulai kambuh lagi. Patah hati memang membuat seseorang lbh pandai menulis kan?.
Dan tenanglah, kamu sudah banyak memberikan pelajaran dari kisah satu tahun enam bulan bersamamu. Anak ini akan segara memasukanmu kedalam daftar kenangannya. Kenangan yang banyak memberi pelajaran. Kenangan yang pernah memberitahunya bahwa terkadang ada cinta yang begitu pahit didunia. Namun dibalik kegetirannya, selalu ada kebahagiaan yang menunggu begitu kan?.
Apa yang terbaik dimata kita, belum tentu yang terbaik bagi Alloh. Begitupun yang terasa pahit, mungkin saja yang terbaik bagi Alloh.
Mungkin kamu bukan yang terbaik bagiku. Tapi kamu pelajaran terbaik yang pernah aku temui sepanjang usia 18 tahun, 19 tahun, dan menjelang 20 tahun ini. Terimakasih banyak.
Ada salam dari langit bogor.
Baikbaik lah di jauh sana.
Doa terbaik insyaAlloh selalu terbang memelukmu.
Sincerly
Adik perempuan yang mungkin saja pernah begitu jatuh cinta padamu.
null
Posted via Blogaway

Thingking out loud?


When your looks don't work like they used to before

At the day.
When your looks don't work like they used to before
And I can't sweep you off of your feet
Will your mouth still remember the taste of my love
Will your eyes still smile from your cheeks
It's blaming me. Lagu ini begitu cute kalau kata saya.
Ed sheeran selalu saja mampu menyanyikan lagu-lagu romantis
Lagu yang liriknya sebenarnya selalu di harapkan oleh para perempuan tak terkecuali saya, untuk terucap dari bibir pria yang
Begitu dicintai.
Pria yang diharapkan mampu mengambil alih tanggung jawabnya dari
Ayah nya.
Semua perempuan selalu seperti itu kan, menginginkan sesuatu yang luar biasa and sometime we thingking out loud. Tapi buat saya ini wajar. Karena perempuan memang seharusnya diperjuangkan dan di hidupi dengan baik kan?.
Begitu pun aku.
Di saatnya nanti. Ketika kita menjadi jatuh cinta.
Bukan karena aku terlihat cantik di matamu,
Atau kamu terlihat begitu keren di mataku.
Kita akan jatuh cinta dengan cara yang sederhana,
Jatuh cinta yang Tanpa alasan.
Jatuh cinta yang ketika aku bertanya padamu suatu saat nanti mengapa kau jatuh cinta padaku, kau hanya akan menjawab
"Entahlah, aku hanya menjatuhi cinta padamu seperti itu, tanpa alasan"
Kita akan jatuh cinta dengan cara yang manis sayang. Bukan dengan aku yang menjatuhkan buku lalu kau memungutnya. Atau tidak sengaja kamu menabrakku. Bukan dengan kisah yang melemele.
Setiap perempuan begitu pun aku pasti selalu menginginkan kisah cinta romantis melebihi kisah cinta milik romeo dan juliet. Ahh sayang aku bahkan tidak ingin punya kisah cinta seperti mereka.  Kau tahu Rome-Juliet memiliki kisah cinta yang sebentar. Aku? Aku ingin ketika usiaku menginjak 75 tahun nanti aku masih mampu menyiapkan secangkir teh hangat untuk mu di pagi dan sore hari.
Aku ingin punya kisah cinta sendiri. Kisah cinta yang mampu membuat iri semua pasangan di dunia ini. Bukan karena kamu kaya raya dan mampu mengajakku bulan madu di Monte Carlo. Bukan kamu mampu membelikanku pesawat pribadi. Atau bukan karena aku mampu kau banggakan karena kepiawaianku dalam bersolek. Tapi aku ingin mereka iri karena kau mampu mencintaiku dengan sederhana. Kau mampu membuatku menjadi diriku sendiri. Kita akan memakan sarapan yang ku buat setiap pagi bersama. Membesarkan anak-anak kita, sesekali mungkin berjalan-jalan sore sambil menertawakan awan.
Kita akan saling jatuh cinta setiap hari. Kau tidak perlu khawatir aku akan jadi membencimu karena kamu pulang tidak membawakanku sekotak martabak telor ayam spesial.
Atau karena kamu bau kecut.
Kamu pun harus sabar ketika aku dengan ceroboh menumpahkan minum ketika kita sedang makan bersama, atau aku tak sengaja merusak barang kesayanganmu.
Kau tahu kan, jatuh cinta itu memang mudah sayang.
Yang susah adalah bertahan untuk terus mencintai orang yang sama dalam jangka waktu yang lama. Nanti ketika kita memutuskan untuk jatuh cinta, pun untuk hidup bersama berjanjilah padaku, untuk mampu bertahan mencintaiku nanti ketika keriput di wajahku mulai tumbuh. Karena aku oun berjanji untuk selalu jatuh cinta padamu ketika uban di kepalamu mulai banyak.
Kita akan seperti itu, menua dan mengeriput bersama.
And darling I will be loving you 'til we're 70
And baby my heart could still fall as hard at 23
And I'm thinking 'bout how people fall in love in mysterious ways
Maybe just the touch of a hand
Oh me I fall in love with you every single day
And I just wanna tell you I am
Np : thingking out loud - Ed Sheeran

Posted via Blogaway

Sepasang Langkah kaki


Sepasang kaki tanpa alasnya
Meskipun tertusuk kerikil dan panas diatas aspal
Sepasang kaki itu terus saja melangkah

Sepasang kaki tanpa alasnya
Meskipun tertusuk kerikil dan panas diatas aspal
Sepasang kaki itu terus saja melangkah
Langkahnya bukan untuk cita-citanya
Tapi langkah itu tengah berusaha
Mengiringi sepasang kaki yang lain.
Sepasang langkah kaki tanpa alasnya
Meskipun masuk ke kubangan air
Sepasang kaki itu terus saja melangkah
Langkahnya bukan untuk kebahagiaannya
Tapi langkah itu tengah berusaha
Membahagiakan sepasang kaki yang lain,
dan satu pasang kaki kecil mungil
Yang baru saja menapak ke dunia
Sepasang langkah kaki tanpa alasnya
Meskipun kelelahan dan kapalan
Sepasang kaki itu terus saja melangkah
Langkahnha bukan untuk menghidupi hidupnyan
Tapi langkah itu tengah berusaha
Menghidupi dua pasang kaki yang lain
Begitu juga kaki miliknya.
Sepasang langkah kaki tanpa alasnya
Meskipun kehujanan, kepanasan,
Kedinginan, kapalan, dan mulai bengkak
Sepasang kaki itu tidak pernah lelah
Jangankan berhenti, menyerahpun ia tak mau.
Kaki yang kokoh itu terus saja berjalan,
bahkan sesekali berlari. Mencoba memenuhi
Kebutuhan keluarganya.
Karena kaki itu harus terus berjalan
Supaya mampu menfkahi dua pasang kaki yang lain.
Kaki itu tidak pernah jenuh.
Karena ia tahu bahwa dialah yang dapat
diandalkan bagi dua pasang kaki yang lain.
Karena dia adalah sepasang kaki
Milik seorang Ayah.
Ayah yang hidupnya ditujukan untuk
Kebahagiaan anaknya,
Ayah yang keringatnya bercucuran untuk memperjuangkan
Cita-cita anaknya.
Dan ayah yang waktunya ditujukan untuk
Mewujudkan doa-doa istrinya.
Sedang ingin menulis puisi untuk bapak.
Iya sedang mulai rindu bapak.
Semoga langkah-langkahmu pun tengah
Melangkah mengiringi mimpiku ya pak...

Posted via Blogaway

Surat Cinta



Surat cinta untuk kamu
Pria di penghujung 22 tahun.

Ahhh, hai kamu.
Bagaimana kehidupanmu setelah pertemuan terakhir kita pagi hari itu.
Hujan di bogor pun ikut mengantarkan kita pada sebuah keputusan besar. tentu saja bagiku pembicaraan kita pagi itu bukan sebuah lelucon sayang, memilih untuk melepaskanmu adalah sebuah keputusan besar yang ku ambil di awal tahun 2015 ini. Sudah ku bilang resolusi 2015-ku adalah, “ aku harus lebih bahagia”. Dan katamu bahagia adalah sebuah pilihan bukan?. Aku memilih bahagia, dan bahagiaku adalah dengan melepaskanmu. Berjalan jauh dari mu- kehidupanmu-kenanganmu-ketergantunganku terhadapmu.

Kita saling mengenal sudah hampir setahun lebih. Di akhir tahun 2013 sampa di awal tahun 2015. Bukan waktu yang singkat untuk saling tahu kebodohan masing-masing bukan?. Banyak hal yang aku tahu tentang kebiasaan burukmu, kesukaanmu, hal yang kamu benci, makanan yang kamu makan, tempat makan favoritmu, atau club bola yang kau suka. Tidak sedikit ucapan selamat malam, atau selamat pagi yang saling kita ucapkan.

Tapi aku sadar akan satu hal bahwa ketika aku bahkan tahu apa saja yang kamu lakukan dalam 24 jam setiap hari dalam hidup kita, kamu bahkan tak jarang ingat apa-apa yang aku tidak suka. Kamu bahkan sering lupa bahwa lima menit sebelumnya kau baru saja berjanji tidak akan membuatku menangis lalu kau berhasil membuatku menangis sejadi-jadinya dalam hitungan menit berikutnya.

Ketika aku bahkan berusaha selalu ada ketika kau butuh. Aku selalu panik ketika mendengar kau masuk rumah sakit. Atau kau hanya mengabariku kau kena demam. Dan kamu bahkan tidak pernah datang ketika aku butuh kamu. Padahal kamu adalah pria pertama yang aku kabari saat aku kenapa-kenapa. Bukankah ini aku tengah percaya padamu sayang?.

Bukan seperti ini cinta bekerja bukan?. Kita sedang tidak saling memperjuangkan. Aku tengah memperjuangkanmu sendiri. Tidak ada kata saling dalam hubungan kita. kamu yang selalu ingin di perjuangkan, selalu ingin dijaga perasaanya. Dan aku yang terus mengalah, mendengar ketegasanmu bahwa “ kita ini adik-kaka kan?”.


Kita(kamu) menjuluki bahwa hubungan kita sebatas kaka-dan-adik. Let me say something, oh Lord percayalah tidak akan pernah bisa perempuan-dan-laki-laki yang berhubungan tanpa ada bumbu cinta di dalamnya. Dan kali ini aku yang jatuh cinta padamu bukan?.

Kau bilang “ setiap orang punya pilihan. Maaf saya tidak berhak menentukan : )”

Aku dan keputusanku adalah sesuatu yang terbaik yang bisa kita ambil sekarang ini sayang. Percayalah jarak mampu menyelesaikan semuanya. Terkadang kita butuh untuk saling sendiri-sendiri untuk menata hati masing-masing. Membiarkan waktu dan jarak mengatakan apa yang tidak bisa kita katakan.

Let’s the distance say the word we can’t say.

Bukankah memang sudah saatnya untukku berhenti. Membersamai orang yang, tidak ingin di bersamai bukanlah sesuatu yang mudah. Ketika kita harus terus bertahan meyakinkan diri sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ketika kamu bilang selagi aku masih berjalan disampingmu kau akan membuatku baik-baik saja. Hey man! Aku sedang tidak menutup mataku, aku melihat dengan jelas bahwa setiap saat ada begitu kemungkinan rasa sakit yang jauh lebih sakit bila aku terus berjalan di sampingmu. Terlebih kamu hanya menginginkan aku sebagai seorang adik manis kepunyaanmu. Kamu cukup egois bila kamu menginginkanku duduk di sampingmu, membersamai langkah-langkahmu dengan luka yang masih basah.

Kini yang aku butuhkan bukan perhatianmu, atau belas kasihmu, atau kata-kata penyemangat darimu. Yang aku butuhkan adalah ikhlas kan aku untuk pergi sejenak. Beri aku sedikit waktu dan ruang untuk mengeringkan luka yang ada.

Aku hanya butuh ruang untuk berdamai dengan perasaanku sendiri. Mencoba mengihlaskan apa-apa yang tak terjangkau lengan. Biarkan aku berdamai dengan diriku supaya nanti aku mampu berdamai dengan dunia. Sampai nanti aku siap kembali. Sebagai adik manismu lagi. Adik manis yang tidak jatuh cinta pada kakak kesayangannya.

Mari jalani hidup masing-masing. Kamu seharusnya bisa bahagia tanpa aku, yang selama ini terus mengganggu hidupmu. Dan aku Mampu jauh lebih bahagia karena tidak harus repot-repot lagi merindukanmu.

Kak, let me tell you one thing. Jangan pernah anggap keberjarakan ini adalah hukuman atau aku jadi benci kamu ya. Just because we don’t talk doesn’t mean I don’t think about you. I’m just trying to distance myself because I know I can’t have you.