Monarch #day4


Pernah dengar cerita tentang kupu-kupu Monarch?



Pernah dengar cerita tentang kupu-kupu Monarch?

Kupu-kupu Monarch merupakan spesies kupu-kupu yang merupakan raja dari kupu-kupu. Monarch memiliki siklus migrasi setiap tahunnya. Mereka ber Hijrah dari selatan ke utara di setiap awal tahun, dari hutan mexico menuju hutan di Amerika. Hal ini bertujuan untuk mencari tempat yang hangat untuk terus melanjutkan hidup. Namun ada sebuah kisah pilu yang ternyata tersimpan dibalik hijrahnya kupu-kupu Monarch. Yaitu sebuah cerita kebertahanan.

Alkisah dalam sebuah hijrah di sebuah bilangan tahun. Sekumpulan kupu-kupu Monarch tengah bersarang di hutan Amerika. Musim dingin sepertinya tiba lebih awal. Elianor gadis tercantik di rombongan pun mulai mempersiapkan dirinya. Mempersiapkan sayapnya yang begitu menawan. Beberapa kali bahkan membuat pria-pria di rombongannya tertambat hatinya. elianor tengah mengepak sari madu untuk perbekalan selama perjalanan menuju hutan yang lebih hangat. Hingga tiba-tiba ibunya menghampirinya.
" sudah selesai mengepak? " tanyanya begitu lembut.

" sudah bu, " jawabnya tak kalah lembut "ibu sudah selesai mengepak?". Ibunya tidak menjawab hanya mengangguk. Sang ibu kemudian memeluk elianor erat, " elianor, kau sudah tau kan bagaimana cerita hijrah monarch ke hutan hangat?" Tanya ibunya sambil membelai sayapnya.

" tidak akan ada kupu-kupu yang mampu bertahan hingga tujuannya. Perjalanan kita akan begitu jauh. Bahkan berbulan-bulan nanti, kita bisa saja kehilangan satu sama lain." Lanjut ibu elianor, sambil sesekali menyeka matanya.

" pada setiap hijrah monarch biasanya hanya mampu bertahan 3-5 hari dalam perjalanan. Mereka kebanyakan kelelahan, mengikuti arah rombongan."

" buu, bisa kah kita tidak membicarakan ini. Ini hijrah pertama Elianor. Aku tahu ibu, tidakkah ibu ingat? Dulu ibu bahakan pernah menjadi kupu-kupu tertangguh karena mampu bertahan hingga 2 hutan dan 2 metamorfosa"

" tidak elianor, ibu sudah tidak muda lagi"
" bu, Elianor yakin, ibu dan elianor pasti sanggup untuk bertahan lebih lama. Meskipun kita tidak bisa berhijrah hingga mexico"

Keduanya hanya saling tatap. Hingga larut malam, mereka masih terus berbincang-bincang. Mungkin saja ini jadi perbincangan terpanjang, sebelum Hijrahnya dimulai.

Bagi kupu-kupu Monarch, hijrah bukan hanya sebuah perpindahan. Hijrah juga berarti sebuah perjalanan. Perjalanan yang tidak sepi akan rintangan. Kebertahanan merupakan sebuah keharusan. Hidup dan mati bukan sebuah pilihan. Mereka adalah kepastian. Jika tidak hidup maka mereka harus mati. Permasalahannya hanya satu, mereka mampu hidup di hutan persinggahan yang keberapa, atau mampu bertahan di metamorfosa ke n kali. Atau bahkan, mereka bisa jadi harus meninggal di hari ke sekian perjalanan mereka.

Keesokan harinya, Ketua rombongan sudah memutuskan kapan monarch di timur pegunungan rocky mulai hijrah. Dua hari lagi mereka akan memulai perjalanan. Seluruh rombongan mulai mempersiapkan pelatihan, mempersiapkan makanan dan amunisi untuk perjalanan mereka.

Tahun ini Monarch akan berhijrah lebih cepat. Hal ini karena musim semi datang jauh lebih dini. Biasanya mereka akan mulai berhijrah di akhir bulan agustus. Namu di tahun Ini tanggal 12 Agustus rombongan sudah mulai harus berhijrah untuk mencari hutan yang lebih hangat.

Dua hari lagi. Ya dua hari lagi, monarch akan berhijrah. Elianor begitu antusias mendengarnya. Dua hari lagi dia akan melakukan perjalanan menakjubkan. Keluar dari hutan hangatnya yang cukup menyenangkan. Melihat dunia luar. Terbang jauh. Namun ia juga sedih. Karena perjalanan yang akan dilakukannya terang saja penuh risiko dan rintangan. Terlebih mengingat ucapan ibunya dimalam sebelumnya.

*bersambung

Anak-anak #harike3


Apa yang kamu suka dari seorang anak kecil?

Apa yang kamu suka dari seorang anak kecil?.
Kalo aku aku selalu jatuh cinta pada bagaimana mereka menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.

Saya mungkin mudah sekali badmood. Beberapa kali bahkan bisa tiba-tiba jadi tidak dalam kondisi yang baik. Padahal lima menit sebelumnya saya baru saja ketawa-tawa. Yagitu ai. Up and down. Baperan. Apalagi? Labil. Ya tapi emang kenapa?. Masih suka bingung sama manusia yang suka gerah kalo liat orang lain labil.

Manusia kan gitu hobi banget ngurusin hidup orang lain -_-.
Yaudahsi kalo ada orang labil yaudah gituu. Gausah diurusin yakan. Keliatan banget hidupnya kurang kerjaan.

Okeee anyway. Ini mau cerita. Saya mungkin tipe orang moody-an. Tapi saya selalu punya obat untuk mengatasi ke unmoodan saya. Salah satunya adalah ngeliat foto-foto anak kecil. Anak kecil itu lucu. Mereka selalu punya ekspresi yang ga bersalah. Masih polos. And you know, senyumnya ngga pernha bohong. Kalo mereka lagi bete ya pas di foto bakalan cemberut. Kalo lagi seneng ya bakalan ketawa gitu kan?. Ngga ada mahluk paling jujur kecuali anak-anak.
Samaa, kaya ponakan kesayangan namanya Kinara.
Umurnya baru 7 tahun. Dia keponakan paling lucu. Paling cantik hhhaaa. Kalo ketemu selalu panggil "atee"
kadang mami. Apapun lah yang penting dia seneng.
Dan entah kenapa setiap capek, gegara di ajak main sama ara. Capeknya hilang pas liat dia bobo di pangkuan saya.
Dlu pernah marah karena ara heboh minta eskrim.
Makan belepotan, mana di kebun binatang waktu itu.
Tapi pas perjalanan pulang di bis, dia bobo pules banget dipangkuang saya. Dan bobonya itu meluk. Ngga tau kenapa, rasanya semua marah, panas, bete, ilang gitu aja. Mungkin itu yang dimaksud
the power of children charming.  Ahaha anyway, jadi kepengen punya dedek bayi kaaan. Hhheu. Kuliah dulu ay, baru punya adek bayi ahaha.
Nah kalo kamu, kamu suka ngga sama anak kecil, mas?

Persinggahan atau Tujuan #day2


" jadikanlah aku tujuan, bukan tempat singgah yang bisa kau tinggalkan sewaktu-waktu"

" jadikanlah aku tujuan, bukan tempat singgah yang bisa kau tinggalkan sewaktu-waktu"

Hemmm jadi hari ini mau nulis yang agak dewasa. Semaleman saya duduk di bis di depan mba-mba yang curhat sepanjang jalan sama temen sebelahnya.  Hee aku ngga nguping, salah siapa mbaknya curhatnya suaranya gede banget kan kedengeran yhaa --_--

Anywaay jadi ini sepenggal percakapan mereka
Mba-mba baper : aku tuh yaa gapapa dia nakal kemana-mana dulu yang penting nnti baliknya ke aku
Mba-mba ceria : leeeh, kok kamu mau sih bekasan orang?
Mba-mba baper : gapapasih, jd ntr dia udah puas nakal, udah setia sma aku
Mba-mba ceria : ya kalo ke kamu akhirnya, kalo akhirnya ga ke kamu gimana?
Mba-mba baper : ihh ya enggaklah dia bilang dia sayang aku kok.
*lalu hening*
Mba-mba baper : helaaah kok kamu jahat sih? Aku jd galau nih.

Jadi itu sepenggal obrolan mereka yang ngga sengaja kedenger telinga ini. Aaaa wanitaa emang gitu kaan -_-

Another-shitty-girl-think is gapapa cowok gue nakal, kemana-mana dulu yang penting ntar baliknya ke gue. It's a stu pi di ty thing i know. Perempuan itu gitu, dia sering berpikir bahwa dia adalah rumah yang mampu disinggahi pria yang dia cinta. Jd tempat istirahat ketika lelah lalu berkesempatan jd tempat yang sewaktu-waktu di tinggalkan.

Kalo menurut saya itu bukan rumah. Tapi stasiun. Iyaa stasiun yang jadi tempat bersinggah ketika kamu tidak harus berpergian, dan ditinggalkan ketika ada tujuan lain yang harus di capai.
See kamu bukan tujuan dia, tapi hanya persinggahan. Selingan. Bukan sesuatu yang harus di capai.
Tapi banyak perempuan puas dengan posisi ini. Atau bahkan banyak yang menempatkan diri di posisi ini.

Perempuan itu punya harkat yang tinggi. Seorang ibu, punya surga di telapak kakinya, merupakan godaan terbesar bagi pria. Tapi banyak perempuan tidak memposisikan dirinya di harkat tertinggi itu.

Semua wanita punya hak dan kesempatan untuk diperjuangkan. Untuk dijadikan tujuan. Yang ketika kita memposisikan diri pada tingkatan itu berarti kita harus siap untuk menunggu. Menunggu yang tidak pernah mudah. Menunggu yang bisa jadi melelahkan. Karena menunggu sendiri bukan perkara sederhana. Tapi peremouan harus menempatkan dirinya di posisi terbaik. Sebagai tujuan. Bukan tempat persinggahan.

Jadi kamu masih mau jadi persinggahan yang ditemui ketika sedang senggang dan tak ada tujuan. Atau mau jadi tujuan dari hidup seorang pria?.

Welcome June


Sedang mempersiapkan semangat untuk melawati bulan terakhir di semester empat. Astaga semester empat. Ai kamu sudah tua. Hha!

Hap hap hap hap hap.
Sedang mempersiapkan semangat untuk melawati bulan terakhir di semester empat. Astaga semester empat. Ai kamu sudah tua. Hha!.
Iyaa 2015 ini terasa begitu cepat. Terlalu banyak cerita yang harusnya mampu dimasukkan kedalam kapsul. Masa lalu yang mampu memberikan banyak pelajaran. Dan memang harus dibelajari. Om tedjo dulu pernah bilang, masa lalu ada untuk di tengok sekali-kali dan dipelajari. Bukan untuk disesali.

Apapun yang sudah terjadi di bulan mei. Semua pasti memiliki kekhilafan, dan makna dibaliknya. Mei yang begitu jatuh bangun. Mei yang miserable. Tapi mei juga yang membahagiakan. Mei yang buat saya senyum-senyum tiap malam. Jadi mei ini?. Ah banyak yang harus disyukuri di bulan mei. Dari air mata, jatuh dari motor, diantar kamu, nengok tengah malam kerumahsakit, dan jatuh cinta, wawancara beasiswa, gagal pulang sampe kesampean pulang.

Ahhh ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih untuk bulan mei. Terimakaasih atas banyak makna yang diberikan. Banyak pengalaman yang di sodorkan. Terimakasih. Semoga mampu bertemu mei 2016. Semoga mei yang akan datang masih sama baiknya.

Lalu ingin mengucapkan selamat datang pada bulan Juni 2015. Halo!. Kamu masih sama ya masih bebunyi juni. Semoga rasamu tidak senanonano tahun kemarin. Jadi juni yang baik. Yang sebaik Mei. Jadi Juni yang Manis. Jadi Juni yang penuh cinta.

Mari Juni kita isi setiap harimu dengan tawa. Mari kita isi Juni dengan semangat. Dan tentu saja sukses UAS.

Juni ini mungkin akan mencoba ikut menulis bareng nulisbuku di #NulisRandom2015 nanti kalo saya absen sehari, saya akan menghukum diri saya untuk membelikan orng lain 1 buah ice cream alfamidi. Hahaha okee hukuman yang setimpal. Jadi mari menulis lagi setiap hari.

Ps : revolusi Juni 2015. Stop wishing nd start doing. Doing to be slim. Excercise more!. 65kilos to go pfft. Than success final exam. And than write more!. Fight sist.